Logo

Film The Odyssey, Epos Yunani Karya Christopher Nolan Siap Tayang

Reporter:,Editor:

Selasa, 14 July 2026 03:00 UTC

Film The Odyssey, Epos Yunani Karya Christopher Nolan Siap Tayang

Film The Odyssey karya terbaru Christopher Nolan siap tayang di bioskop. Foto: instagram.com/ theodysseymovie

JATIMNET.COM, Surabaya – Nama Christopher Nolan kembali menjadi sorotan lewat film terbarunya, The Odyssey yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 17 Juli 2026.

Sejak diumumkan, proyek ini telah menjadi salah satu film paling dinantikan tahun ini, meski sempat memicu perdebatan saat trailer resminya dirilis.

Daya tarik utama The Odyssey terletak pada sumber ceritanya. Nolan mengadaptasi epos legendaris karya Homer yang telah menjadi salah satu karya sastra paling berpengaruh dalam sejarah peradaban Barat selama ribuan tahun.

Film ini mengikuti perjalanan Odysseus, Raja Ithaca, yang berusaha pulang setelah Perang Troya usai. Namun, perjalanan menuju kampung halaman berubah menjadi petualangan panjang yang dipenuhi bahaya.

Ia harus menghadapi badai dahsyat, kehilangan armada, hingga berhadapan dengan makhluk-makhluk mitologi seperti Cyclops, Siren, dan penyihir Circe.

Di sisi lain, Penelope tetap bertahan menjaga kerajaan sambil menunggu kepulangan suaminya. Sementara Telemachus, putra mereka, tumbuh dengan tekad mencari sang ayah yang telah bertahun-tahun tak kembali.

Untuk menghidupkan kisah klasik tersebut, Nolan menggandeng deretan aktor papan atas Hollywood.

Matt Damon dipercaya memerankan Odysseus, Anne Hathaway berperan sebagai Penelope, sedangkan Tom Holland memerankan Telemachus. Film ini juga dibintangi Zendaya, Robert Pattinson, Charlize Theron, Lupita Nyong'o, serta sejumlah nama besar lainnya.

Tak hanya menjual kekuatan cerita dan jajaran pemain, The Odyssey juga menjadi proyek ambisius dari sisi teknis.

Seluruh adegan direkam menggunakan kamera IMAX generasi terbaru, sebuah pendekatan yang diklaim mampu menghadirkan pengalaman visual lebih imersif bagi penonton.

Produksi film dengan anggaran sekitar 250 juta dolar Amerika Serikat itu dilakukan di lima negara, yakni Yunani, Italia, Skotlandia, Islandia, dan Maroko. Lokasi-lokasi tersebut dipilih untuk menghadirkan lanskap yang mendekati dunia dalam kisah mitologi Yunani.

Matt Damon menyebut proses syuting film ini sebagai pengalaman paling menantang sepanjang kariernya.

Menurutnya, Christopher Nolan tetap mengutamakan efek praktis dibandingkan efek visual berbasis komputer. Karena itu, para pemain benar-benar menjalani pengambilan gambar di lokasi dengan kondisi alam yang sesungguhnya.

Perpaduan antara kisah klasik yang telah bertahan selama berabad-abad, jajaran aktor papan atas, teknologi sinematografi mutakhir, serta reputasi Christopher Nolan sebagai salah satu sutradara terbaik dunia membuat The Odyssey diprediksi menjadi salah satu film terbesar pada 2026.

Tak sedikit pengamat perfilman yang meyakini film ini berpeluang meraih kesuksesan di box office sekaligus menjadi kandidat kuat dalam berbagai ajang penghargaan internasional.

Kini, publik tinggal menunggu bagaimana Christopher Nolan menerjemahkan salah satu kisah paling berpengaruh dalam sejarah dunia menjadi pengalaman sinematik yang megah di layar lebar.