Logo

Dua Motor Bertabrakan di Madiun, Dua Orang Meregang Nyawa

Reporter:

Minggu, 05 April 2026 11:00 UTC

Dua Motor Bertabrakan di Madiun, Dua Orang Meregang Nyawa

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas antara dua sepeda motor. Foto: ChatGPT

JATIMNET.COM, Madiun – Dua pemotor meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Sawahan – Barat, Minggu pagi, 5 April 2026. Lokasi tepatnya di Dusun Batur, Desa Bibrik, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Selain merenggut nyawa, kecelakaan lalu lintas antara dua motor di wilayah hukum Polres Madiun Kota ini juga mengakibatkan dua orang terluka.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota Ipda Deka menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut bermula saat Honda Beat berpelat nomor AE 3467 IY melaju dari arah timur ke barat.  

Sepeda motor tersebut dikendarai oleh seorang pelajar berinisial SA, 17 tahun yang berboncengan dengan SU, 49 tahun.  

Sebelum kejadian, kendaraan tersebut diduga hendak mendahului kendaraan lain yang di depannya. Namun, melewati marka jalan dan akhirya bertabrakan dengan Yamaha Jupiter bernomor polisi AE 6379 CK yang melaju dari arah berlawanan.

BACA: Sopir Diduga Mengantuk, Toyota Avanza Terbalik di Jalan Perak Barat Surabaya

Yamaha Jupiter itu dikendarai oleh AZ, 11 tahun yang berboncengan dengan RA, 13 tahun. Karena jarak antara kedua sepeda motor sudah terlalu dekat, maka kecelakaan adu banteng tak terhindarkan.

Akibatnya, SA, pengendara Honda Beat meregang nyawa di lokasi kejadian karena bagian kepalanya terluka parah. Sedangkan SU yang dibonceng meninggal dunia setelah dievakuasi dan mendapat penanganan medis RSUP dr. Soedono Madiun.

“Dua korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan medis,” tambahnya.

Adapun pengemudi dan penumpang Yamaha Jupiter mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Kecelakaan ini juga mengakibatkan dua unit sepeda motor yang terlibat kecelakaan rusak.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota menyatakan bahwa penyebab kecelakaan ini diduga karena kurang hati-hatinya pengendara Honda Beat saat mendahului kendaraan lain.

Maka, ia mengimbau agar pengemudi kendaraan bermotor memastikan kondisi aman sebelum mendahului kendaraan lain yang melaju dari arah yang sama. “Pastikan tidak mengambil berlawanan,” ucap Deka.