Logo

Dosen Bela Negara UPN Veteran Jatim Diduga Lontarkan Candaan Seksis Saat Mengajar

Satgas PPKS Turun Tangan Periksa Saksi
Reporter:,Editor:

Sabtu, 03 October 2026 05:16 UTC

Dosen Bela Negara UPN Veteran Jatim Diduga Lontarkan Candaan Seksis Saat Mengajar

Ilustrasi. Gedung kampus UPN Veteran Jatim, Sabtu, 3 Oktober 2026. Foto: Humas UPN Jatim

JATIMNET.COM, Surabaya – Seorang dosen mata kuliah Bela Negara di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur berinisial H diduga beberapa kali melontarkan candaan bernuansa seksis saat mengajar di sejumlah kelas.

Dugaan tersebut mencuat setelah keluhan mahasiswa mengenai dugaan kekerasan verbal dalam proses pembelajaran ramai dibicarakan melalui akun menfess mahasiswa di Instagram.

Pihak UPN Veteran Jatim kemudian menelusuri informasi tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah mahasiswa yang mengetahui proses pembelajaran dosen yang bersangkutan.

Humas UPN Veteran Jatim Nizwan Amin mengatakan, penelusuran awal menemukan adanya keterangan mengenai candaan bernuansa seksis yang diduga disampaikan H saat mengajar mata kuliah Bela Negara.

"Dari penelusuran awal, memang muncul keterangan bahwa ketika mengajar mata kuliah Bela Negara di beberapa kelas, guyonannya Pak H cenderung guyonan seksis," kata Nizwan saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 Oktober 2026.

BACA: Ketua KBI Terjerat Kasus Pelecehan, Begini Tanggapan KONI Jatim 

Nizwan menjelaskan, kampus masih mendalami dugaan tersebut melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UPN Veteran Jatim.

Pihak kampus juga telah memanggil H. Koordinator Mata Kuliah Umum (MKU) bersama Satgas PPKS meminta keterangan dosen tersebut terkait dugaan candaan seksis saat proses pembelajaran.

Nizwan menegaskan, kampus belum menetapkan H sebagai pelaku. Pemeriksaan masih berjalan dan Satgas PPKS masih mengumpulkan bukti serta keterangan dari berbagai pihak sebelum menyampaikan rekomendasi kepada pimpinan universitas.

"Statusnya masih terduga pelaku, karena masih satu pihak dan belum ada yang lapor resmi ke PPKS. Tapi anak-anak kemarin saya tanya, katanya sudah ada beberapa yang laporan," ujarnya.

BACA: Jadi Korban Pelecehan, Remaja Putri di Jombang Laporkan Ayah Teman 

Ia memastikan kampus akan mengambil tindakan apabila pemeriksaan menemukan bukti yang cukup dan dugaan tersebut terbukti. Namun, bentuk sanksi yang akan diberikan belum ditentukan karena masih menunggu hasil pemeriksaan dan rekomendasi Satgas PPKS.

"Yang pasti respons kampus sangat tegas. Ketika memang ada bukti dan terbukti, pasti ada hukuman. Regulasi dan sebagainya nanti dari pimpinan," katanya.

Satgas PPKS UPN Veteran Jatim masih melanjutkan proses pendalaman untuk memastikan fakta dan keterangan dari pihak-pihak yang terkait dengan dugaan tersebut.