Logo

Diduga Terbawa Arus Sungai , Wanita Klojen Malang , di Temukan Megapung di Sungai Sukun Pakisaji .

Reporter:,Editor:

Minggu, 05 November 2023 09:59 UTC

Diduga Terbawa Arus Sungai , Wanita Klojen Malang , di Temukan Megapung di Sungai Sukun Pakisaji .

no image available

JATIMNET.COM, Malang - Warga Dusun Golek, Desa Karangduren, Kecanatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, digemparkan adanya mayat perempuan terangkut tumpukan sampah dan ranting pohon di bawah jembatan sungai sukun dusun setempat.

Penemuan mayat perempuan yang masih memakai baju warna merah dengan motif bunga dan celana dalam warna merah maron, pertama kali ditemukan warga bernama Achmad Syafa Zaqika (18)  warga Gg. Kenari  Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji.

"Saat itu saksi sedang melintas jembatan Golek melihat ke arah sungai sukun dan terlihat mayat perempuan dalam kondisi terbawa arus sungai sukun yang saat itu sedang banjir ," ujar Kapolsek Pakisaji , AKP Teguh Iman Sugiharto , Minggu ( 5/11/2023 ) .

"Saksi berteriak kalau ada mayat disungai dan didengarkan warga sekitar, " sambungnya .

Warga sekitar, kata dia, berupaya mengevakuasi mayat perempuan tersebut namun kondisi arus sungai sedang banjir, sehingga sulit untuk mengevakuasinya 

"Karena kondisi aliran sungai deras  dan takut jenasah ini hanyut lebih jauh, , salah satu warga nekad menjeburkan kesungai untuk mengevakuasi jenasah tersebut," kata dia. 

Namun, jenazah tersebut akhirnya terbawa arus ke tepi dan dievakuasi. Temuan itu juga  dilaporkan ke perangkat dusun dan diteruskan ke Polsek Pakisaji .

Petugas Polsek Pakisaji bersama petugas PMI Kabupaten Malang datang kelokasi dan segera mengevakuasi korban untuk dibawa RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk dimintakan VER (Visum Et Repertum).

Petugas juga  melakukan pemeriksaan mambis ( sidik jari ) untuk mengungkap identitas korban.

"Alhamdulillah identitas mayat perempuan terungkap dan diketahui bernama Rusialin ( 62 ) warga  Jl. KH. Hasyim Ashari II/1 308 RT 02 RW 05 Kelurahan  Kauman Kecamatan  Klojen Kota Malang.," terang iman .

Polisi kemudian  menghubungi pihak keluarga korban. Namun, dari pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dengan  membuat surat pernyataan penolakan yang disertai materai .

"Menurut keterangan dari keluarga korban bahwa korban sering mengeluh merasakan sakit kepala kemungkinan korban mengalami gangguan kesehatan hypertensi.," kata Iman dia. 

Ditambahkan Iman, keluarga menyebut saat itu korban hendak ke rumah adiknya setelah membeli bakso. Diduga, korban terpeleset dan tercebur ke sungai sukun yang pada saat itu aliran arus sungai nya sangat deras. Saat ini, jenazah sudah diambil keluarga dan dimakamkan.