Logo

Banyuwangi Kebagian Proyek PLTS 130,2 MWp

Reporter:,Editor:

Kamis, 27 August 2026 02:00 UTC

Banyuwangi Kebagian Proyek PLTS 130,2 MWp

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau gardu induk PLTS di Kecamatan Kalipuro. Foto: Humas Pemkab Banyuwangi.

JATIMNET.COM, Banyuwangi - Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam program nasional berkapasitas total 100 Gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

PLTS Banyuwangi dibangun di lahan seluas 130 hektare milik PTPN I Regional 5 di Kecamatan Kalipuro. Pembangkit tersebut memiliki kapasitas 130,2 Megawatt peak (MWp).

Program pembangunan PLTS ini diluncurkan Prabowo secara serentak dari Denpasar, Bali, pada Selasa, 25 Agustus 2026.. Peluncuran tersebut diikuti secara daring oleh 14 lokasi PLTS lainnya, termasuk Banyuwangi.

“Dengan ini secara resmi saya luncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 Gigawatt peak,” kata Prabowo saat peluncuran.

Presiden menargetkan pembangunan pembangkit listrik dengan total kapasitas 100 GWp tersebut dapat rampung dan mulai beroperasi dalam tiga tahun.

Menurutnya, kapasitas pembangkit listrik nasional saat ini mencapai sekitar 88 GWp. Kapasitas tersebut berasal dari berbagai sumber energi, mulai dari batu bara, minyak, gas, hingga energi terbarukan seperti panas bumi.

“Saat ini seluruh listrik kita 88 GW, dari batu bara, minyak, gas, geothermal. Kita akan membangun 100 GW. Target kita 100 GW dalam tiga tahun,” ujarnya.

Di Banyuwangi, lokasi pembangunan PLTS berada di wilayah Kecamatan Kalipuro. Kawasan tersebut dipilih karena memiliki tingkat iradiasi matahari yang dinilai mendukung untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut mengikuti peluncuran mengatakan pemerintah daerah siap mendukung pembangunan PLTS tersebut agar berjalan lancar.

“Program pembangunan PLTS ini termasuk salah satu Program Strategis Nasional (PSN),” kata Ipuk.

Menurutnya, pembangunan PLTS di Banyuwangi menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan sekaligus mendorong penggunaan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Pembangunan PLTS tersebut juga menjadi bagian dari program pemerintah untuk menambah kapasitas pembangkit listrik nasional melalui pemanfaatan energi surya.