Logo
Persebaya Tandang ke Bali United

Waspadai Serangan Balik Bali United, Tavares Minta Persebaya Bermain Lebih Disiplin

Reporter:,Editor:

Sabtu, 07 February 2026 02:00 UTC

Waspadai Serangan Balik Bali United, Tavares Minta Persebaya Bermain Lebih Disiplin

Pemain persebaya berusaha menembus pertahanan Bali United, Sabtu, 7 Februari 2026. Foto: Official Persebaya

JATIMNET.COM, Surabaya – Bali United bukan lawan yang bisa dianggap enteng, terlebih saat bermain di kandang sendiri. Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares secara khusus mewanti-wanti anak asuhnya agar disiplin dan waspada terhadap serangan balik cepat tim tuan rumah.

Serdadu Tridatu selama ini dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan rapi dan transisi cepat. Hal inilah yang menjadi perhatian Tavares jelang laga tandang di Stadion I Wayan Dipta pada lanjutan Super League 2026.

Tavares secara khusus mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak lengah, terutama saat melakukan tekanan ke pertahanan lawan. Menurutnya, Bali United sangat berbahaya ketika mendapatkan ruang untuk melakukan serangan balik.

BACA: Tak Ingin Larut dalam Kekalahan, Tavares Tekankan Mental Bangkit Persebaya Jelang Laga Berat

“Mereka memiliki pemain berkualitas dan serangan balik yang kuat. Kami harus sangat disiplin, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa absennya beberapa pemain Bali United tidak boleh membuat Persebaya lengah. Menurutnya, kedalaman skuad tuan rumah tetap menjadi ancaman serius.

“Saya tidak terlalu memikirkan siapa yang tidak bermain. Mereka tetap memiliki banyak pemain berkualitas dan tim yang sangat kompak,” katanya.

Tavares menilai kunci menghadapi Bali United adalah kesabaran dan pengambilan keputusan yang tepat. Kesalahan kecil, terutama di lini tengah dan belakang, bisa berujung fatal.

BACA: Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United 3-1 di Stadion Dipta, Bajul Ijo Tampil Efektif

Ia kembali menekankan pentingnya menjalankan rencana permainan sendiri, sebagaimana yang telah dipersiapkan selama sesi latihan. Fokus, disiplin, dan kerja sama tim disebutnya sebagai faktor penentu.

“Pertandingan ini akan berat, tapi kami siap. Kami datang dengan target yang jelas dan tahu apa yang harus kami lakukan di lapangan,” tutupnya.