Senin, 28 March 2022 02:20 UTC

BERKUDA. Surabaya Jumping Master 2022 diharapkan jadi ajang mencari bibit atlet berkuda di Surabaya, Minggu, 27 Maret 2022. Foto: Pemkot Surabaya
JATIMNET.COM, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menutup olahraga berkuda bertajuk Surabaya Jumping Master 2022 sekaligus menyerahkan trofi kepada para pemenang di Emporium Horse Club Ken Park Equestrian Complex.
Kegiatan ini merupakan yang pertama di Kota Surabaya dengan diikuti para peserta dari enam provinsi di Indonesia, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Bali.
“Semoga para atlet terus muncul di Kota Surabaya untuk menunjukkan kemampuannya. Dengan semangat dan kerjasama yang baik dari seluruh elemen, Kota Surabaya dapat menjadi salah satu pusat olahraga berkuda di Indonesia demi memajukan equestrian atau berkuda di tanah air,” kata Eri, Minggu, 27 Maret 2022.
Menurutnya, upaya regenerasi melalui kompetensi seperti Surabaya Jumping Master 2022 ini memegang peranan penting dalam pengembangan olahraga berkuda. Salah satunya adalah untuk mencetak bibit-bibit unggul, yang akan melanjutkan pencapain prestasi yang pernah diraih sebelumnya.
BACA JUGA: Kota Probolinggo Bidik Pantai Permata Jadi Sport Tourism Olah Raga Berkuda
“Melalui Surabaya Jumping Master 2022 ini, saya harapkan atlet-atlet yang luar biasa dari Kota Surabaya. Selamat dan sukses untuk para juara, mari tunjukkan bahwa Surabaya adalah tempat yang bisa menciptakan atlet berkuda yang terbaik di Indonesia,” ia mengungkapkan.
Oleh karena itu, Eri mengaku akan menggelar kegiatan Piala Wali Kota untuk cabang olahraga berkuda di Kota Surabaya yang berlokasi di Emporium Horse Club Ken Park Equestrian Complex pada akhir tahun 2022.
“Sampai jumpa kembali di Piala Wali Kota di akhir tahun 2022. Ayo arek-arek Suroboyo, tingkatkan kemampuannya untuk menjadi atlet yang terbaik,” ia mengingatkan.
BACA JUGA: Dua Atlet Berkuda Indonesia Selesaikan Laga Lintas Alam
Sementara itu, Panitia Utama Penyelenggara Surabaya Jumping Master 2022 Lily Jessica Tjokrosetio menjelaskan kegiatan tersebut adalah acara pertama yang diadakan di Kota Pahlawan dan terdiri dari dua sesi. Surabaya Jumping Master 2022 sesi kedua akan digelar pada Mei 2022.
“Kami sebagai orang Surabaya yang sangat aktif di komunitas berkuda ingin menunjukkan bahwa Surabaya layak menjadi sebagai salah satu pusat equestrian di Indonesia,” kata Lily.
Sebagai informasi, Surabaya Jumping Master 2022 ini diikuti para atlet berkuda dari usia 8 tahun hingga para atlet senior usia 50 tahun ke atas. Ia berharap dengan kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri bagi atlet-atlet muda di Kota Surabaya.
“Kami sangat senang dengan semangat yang diberikan, semoga ke depan dunia equestrian semakin berkembang di Indonesia khususnya Kota Surabaya,” ia menandaskan.
