Putusan Bebas Turun, Kejaksaan Buka Blokir Dua Rekening Nyalla

M. Khaesar Januar Utomo

Sabtu, 4 Mei 2019 - 13:19

JATIMNET.COM, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim telah menerima salinan putusan tingkat kasasi terkait tindak pidana korupsi dana hibah di Kadin Jatim yang menjerat La Nyalla Mataliti.

Isi salinan putusan hakim MA ini menolak kasasi yang diajukan Kejati Jatim. Hal ini membuat La Nyalla dinyatakan bebas. Putusan di tingkat kasasi ini telah memiliki kekuatan hukum tetap alias in kracht.

Kejaksaan berencana mengeksekusi dan menjalankan hasil putusan Hakim Makhamah Agung (MA). Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan kejaksaan telah menerima salinan putusan MA terkait kasus yang menjerat La Nyalla Mataliti.

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas Pangan, Kadin Jatim Gandeng BPOM

Kejaksaan siap mengeksekusi mantan ketua PSSI tersebut. "Kami siap melaksanakan eksekusi sesuai yang diperintahkan dalam isi putusan," ucapnya, Sabtu 4 Mei 2019.

Didik berharap La Nyalla datang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya untuk melakukan proses administrasi yang dibutuhkan. Termasuk tahapan pembukaan blokir terhadap dua rekening milik La Nyalla, yang saat itu sempat dijadikan barang bukti dalam persidangan.

"Kami pasti akan melaksanakan putusan hakim," katanya.

Mantan Kajari Surabaya mengatakan dalam pembukaan blokir rekening itu, pihaknya akan melihat jumlah uang pengganti dari tersangka lainnya. "Seperti tersangka Nellsen yang pasti dikenakan uang pengganti juga," beber Didik.

Ditanya ihwal kemungkinan pengajuan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan bebas ini, Didik enggan berspekulasi.

BACA JUGA: Saran Kadin Jawa Timur Bila Amerika Cabut GSP

Seperti diketahui, La Nyalla diputus bebas dari dakwaan dugaan kasus korupsi dan pencucian uang dana hibah di Kadin Jatim oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada 2016 silam.

Terhadap putusan itu, jaksa kemudian mengajukan kasasi ke MA. Setahun kemudian, yakni 2017, MA menolak kasasi jaksa. Putusan bebas La Nyalla di pengadilan tingkat pertama dikuatkan.

Putusan kasasi dengan nomor register 765 K/PID.SUS/2017 diketok pada tanggal 18 Juli 2017. Sidang kasasi dipimpim oleh hakim agung Prof Surya Jaya dibantu hakim agung Prof Mohamad Askin dan hakim agung Leopold Luhut Hutagalung.

Baca Juga

loading...