PPS Kabupaten Probolinggo Hitung Ulang akibat Adanya Selisih Suara

Zulkiflie
Zulkiflie

Kamis, 18 April 2019 - 22:24

JATIMNET.COM, Probolinggo – Panitia Pemungutan Suara (PPS) TPS 2 Desa Jambangan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo melakukan penghitungan ulang untuk surat suara Pemilu calon legislatif DPRD Jatim dapil III.

Penghitungan ulang dilakukan setelah terjadi perbedaan hasil penghitungan jumlah angka di form C1 Plano DPRD provinsi dengan form salinan C1 untuk saksi. Penghitungan sendiri dilakukan di Kantor Kecamatan Besuk, Kamis 18 April 2019.

Satu persatu surat suara calon legislatif tingkat provinsi yang telah tercoblos kembali dilakukan penghitungan oleh petugas pemungutan suara TPS 2 di desa setempat.

BACA JUGA: Warganet Pertanyakan Proses Pemungutan Suara di TPS 03 Probolinggo

Dari total jumlah pemilih sekitar 261 orang diketahui ada sekitar 86 surat suara tidak sah dan 30 surat suara tidak terpakai.

Sementara selisih hasil penghitungan antara form C1 Plano DPRD provinsi dengan form salinan C1 sekitar 30 suara.

Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Fathul Qorib mengatakan dilakukannya penghitungan ulang untuk memastikan jumlah hasil penghitungan surat suara DPRD provinsi. Penghitungan ulang ini, jelas Qorib, dilakukan di kecamatan merujuk peraturan yang ada.

“Hitung ulang ini merupakan temuan panwascam, dan kita melakukan hitung ulang agar selisih hasil penghitungan surat suara di form C1 Plano DPRD provinsi dan salinan C1 dapat diketahui pastinya,” kata Qorib.

BACA JUGA: Bawaslu Kota Probolinggo Tanggapi Protes Warganet

Sebetulnya, lanjut Qorib, saat dilakukan pengecekan terjadi salah tulis angka. Akan tetapi ketika salinan form C1 itu disebar, maka terjadi perbedaan angka.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, Lukman Hakim menyebut jika hitung ulang dilakukan bukan karena keberatan saksi. Namun sebagai upaya memastikan jumlah perolehan surat suara DPRD provinsi benar-benar valid.

“Jadi saat data dimasukan ke aplikasi KPU muncul data invalid, lantaran terjadi perbedaan hasil suara. Oleh karenanya, usai dilakukan penghitungan ulang para saksi akan diberikan form salinan C1,” jelas Lukman.

Baca Juga

loading...