Logo

Muscab X PPP Jember Fokus Susun Kepemimpinan Baru dan Perkuat Konsolidasi Partai

Reporter:

Senin, 04 May 2026 04:45 UTC

Muscab X PPP Jember Fokus Susun Kepemimpinan Baru dan Perkuat Konsolidasi Partai

Suasana Muscab DPC PPP Jember, Senin, 4 Mei 2026. Foto: Faizin

JATIMNET.COM, Jember – Musyawarah Cabang (Muscab) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember menjadi momentum penting bagi partai dalam menentukan arah kepemimpinan baru sekaligus memperkuat struktur organisasi menjelang kontestasi politik 2029.

Forum tersebut tidak secara langsung memilih ketua DPC PPP Jember, melainkan menetapkan tujuh orang formatur yang terdiri dari unsur pengurus cabang, perwakilan PAC, serta unsur DPW dan DPP untuk menyusun kepengurusan baru.

“Muscab PPP tidak memilih ketua, tetapi memilih formatur. Tujuh orang inilah yang nanti menyusun kepemimpinan. Jadi memang tidak ada tahapan pencalonan,” ujar Ketua DPC PPP Jember KH. Madini Farouq.

BACA: PPP Jember Pilih Pantai Papuma untuk Tasyakuran Harlah ke-53, Ini Alasannya 

Gus Mamak -sapaan akrab KH Madini Farouq – menegaskan, forum Muscab diawali dengan evaluasi kepengurusan sebelumnya dan dilanjutkan pembahasan strategi organisasi jangka panjang.

Setelah Muscab tingkat kabupaten, PPP Jember akan melanjutkan penguatan struktur melalui Musyawarah Anak Cabang dan Musyawarah Ranting hingga tingkat desa.

Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat mesin partai hingga akar rumput menjelang verifikasi faktual dan Pemilu 2029.

BACA: Lewat Muscab ke-10, DPC PPP Kabupaten Probolinggo Siapkan Strategi Dongkrak Suara Partai 

PPP Jember juga memasang target politik ambisius pada Pemilu 2029 dengan menggandakan perolehan kursi DPRD dari lima kursi menjadi minimal 10 kursi. Target tersebut akan dicapai melalui kerja politik lebih agresif dan penguatan basis massa.

Selain itu, PPP mulai serius menyiapkan regenerasi kader muda melalui program kaderisasi berjenjang dan rebranding partai agar lebih dekat dengan generasi muda.

“Kami menyiapkan kader-kader muda untuk masa depan PPP. Ini bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadapi 2029,” ujar Gus Mamak.