Logo

Menang Telak 7-0 dari Semen Padang, Persebaya Tetap Evaluasi Tim

Reporter:,Editor:

Jumat, 15 May 2026 13:30 UTC

Menang Telak 7-0 dari Semen Padang, Persebaya Tetap Evaluasi Tim

Pemain Persebaya Surabaya menguasai permainan dalam laga pekan lanjutan liga 1 di Stadion H.Agus Salim, Padang, Jumat, 15 Mei 2025. Foto: instagram/officialpersebaya

JATIMNET.COM, Surabaya - Persebaya Surabaya melibas Semen Padang dengan tujuh gol tanpa balas dalam laga pekan lanjutan Liga 1 di Stadion H .Agus Salim, Padang, Jumat, 15 Mei 2025.

Pemain muda Persebaya, Toni Firmansyah menyebut kemenangan besar tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain sejak awal laga. Ia mengatakan Persebaya memang menargetkan tampil agresif untuk mencuri gol cepat.

“Pertandingan cukup sulit, tapi kami bekerja keras dan bermain agresif sejak menit awal. Kami bisa unggul 2-0 dan itu membuat permainan lebih nyaman. Kami juga bersyukur bisa menjaga clean sheet,” ujarnya.

Meski pesta gol tercipta, Toni mengakui Persebaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Ia menyoroti kesalahan passing dan kontrol bola yang menurutnya masih harus diperbaiki menjelang laga selanjutnya.

“Yang pasti kami akan evaluasi lagi di pertandingan berikutnya. Masih banyak salah passing dan kontrol juga,” katanya.

BACA: Persebaya Hajar Semen Padang dengan 7 Gol Tanpa Balas

Kemenangan besar di Padang membuat Persebaya terus menjaga persaingan di papan atas klasemen sekaligus mempertegas ketajaman lini serang mereka menjelang akhir musim.

Tambahan tiga poin juga menjadi modal penting sebelum menghadapi laga kandang berikutnya melawan Persik.

Dalam kesempatan yang sama, Bernardo Tavares turut menyinggung rencana pelaksanaan Piala Presiden yang menurutnya memiliki jadwal tidak ideal bagi klub peserta.

Ia mempertanyakan jarak waktu kompetisi yang terlalu panjang apabila turnamen digelar mulai akhir Juni hingga Juli sebelum musim baru dimulai September.

“Kami ingin ikut semua kompetisi karena Persebaya adalah salah satu tim terbaik di Indonesia. Tapi jadwalnya tidak masuk akal. Jika kompetisi dimulai 28 Juni dan selesai 11 Juli, lalu musim dimulai September, apa yang akan dilakukan klub selama dua bulan?” ucapnya.

BACA: Bernardo Tavares Persembahkan Kemenangan Persebaya untuk Bonek dan Bonita

Menurut Tavares, situasi itu justru berpotensi menambah beban finansial klub karena pemain harus dipanggil lebih cepat untuk persiapan tanpa adanya kompetisi reguler yang berjalan.

Terlepas dari kritik tersebut, kemenangan telak atas Semen Padang menjadi bukti Persebaya sedang berada dalam performa terbaiknya.

Ketajaman lini depan, agresivitas permainan, dan mental menyerang membuat Bajul Ijo kembali tampil sebagai “algojo” bagi tim-tim papan bawah yang sedang berjuang bertahan di Liga 1.