Logo

Dinkes Sampang Segera Klarifikasi Dugaan Perselingkuhan di Puskesmas Robatal

Reporter:,Editor:

Senin, 12 October 2026 08:30 UTC

Dinkes Sampang Segera Klarifikasi Dugaan Perselingkuhan di Puskesmas Robatal

Puskesmas Robatal Sampang tampak depan. Foto: Zainal Abidin/Jatimnet

JATIMNET.COM, Sampang – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang berencana memanggil pihak-pihak terkait untuk mengklarifikasi laporan dugaan perselingkuhan yang menyeret Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul laporan yang dilayangkan ke Polres Sampang terkait dugaan hubungan khusus antara Benny dan salah seorang stafnya berinisial IA.

Kasus ini mencuat setelah suami IA, berinisial F, menggerebek ruang kerja Benny di Puskesmas Robatal pada Kamis, 8 Oktober 2026.  

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes KB Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, mengatakan pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat untuk meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Kami berencana melakukan pemanggilan guna meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Insyaallah dalam waktu dekat ini,” ujar Lusi, Senin, 12 Oktober 2026.

Ia menegaskan, penanganan persoalan tersebut akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Dinkes KB Sampang juga akan mengedepankan asas praduga tak bersalah dan mendasarkan setiap langkah pada fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan akan mengambil langkah sesuai kewenangan serta berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Sebelum dugaan kasus tersebut mencuat, Puskesmas Robatal tercatat menerima penghargaan Sampang Berinovasi (Sabernova) dari Pemerintah Kabupaten Sampang pada 2025.

Penghargaan itu diberikan atas inovasi pelayanan kesehatan yang dinilai berkelanjutan dan didukung sinergi tenaga kesehatan serta tenaga administrasi.

Seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Robatal mengatakan, Benny dan IA selama ini kerap bekerja bersama karena tergabung dalam tim inovasi puskesmas. Namun, ia mengaku tidak melihat adanya hubungan khusus yang mencolok di antara keduanya.

“Selama ini mereka berdua memang sering kerja bareng karena merupakan bagian dari tim inovasi puskesmas,” ungkapnya.

Sementara itu, Jakfar Sodik selaku kuasa hukum Kapus Robatal Benny Irawan mengaku belum bisa berkomentar banyak soal kasus dugaan perselingkuhan yang tengah membelit kliennya. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan penyidik Satreskim Polres Sampang.

"Mohon maaf kami belum bisa berkomentar banyak soal itu, karena masih proses penyelidikan, yang jelas kemarin klien kami sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik dan informasinya saksi IA dan saksi-saksi lain juga dipanggil," kata Jakfar