Cara Menghentikan Cegukan yang Perlu Anda Ketahui

Ketika diafragma tiba-tiba berkontraksi secara tak sengaja.
Anang Zakaria

Jumat, 19 April 2019 - 15:37

JATIMNET.COM, Surabaya – Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno sempat tak muncul di hadapan publik, meski calon presiden pasangannya, Prabowo Subianto, mendeklarasikan kemenangan pasca masa pencoblosan, Rabu 17 April 2019.

Seorang anggota tim pemenangan Prabowo-Sandiaga menyebutkan Sandiaga sedang tak enak badan, cegukan tak putus-putus.

Cegukan memang kerap muncul tiba-tiba. Malah sering jadi biang yang menjengkelkan. Apalagi, saat segala upaya sudah dilakukan untuk menghentikan, tapi cegukan tetap berlangsung terus menerus.

Secara medis, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) juga The British National Health Service (NHS), cegukan terjadi ketika diafragma tiba-tiba berkontraksi secara tak sengaja. Pada saat yang sama, kotak suara (laring) berkontraksi dan pita suara tertutup sehingga menghalangi aliran udara. Maka, penderitanya seolah tersedak dan mengeluarkan bunyi hiks.

BACA JUGA: Kenali Endometriosis, Penyakit yang Rawan Menyerang Perempuan

Mengutip Medicalnewstoday.com pada Jumat 19 April 2019, ada sejumlah penyebab cegukan, satu di antaranya makan dan minum terlalu cepat. Faktor gaya hidup tertentu juga dianggap bisa memicu cegukan. Makanan pedas, makan terlalu banyak, hingga konsumsi minuman bersoda dan beralkohol. Kondisi stres dan emosi yang kuat pun juga.

Gejala cegukan lazim hilang dengan sendirinya, meski sebuah jurnal medis pernah mempublikasikan kasus cegukan berkepanjangan.

Adalah Charles Osborne (1892-1991), seorang warga Amerika. Ia cegukan terus menerus sepanjang 68 tahun, dari 1922 hingga 1990. Sampai-sampai Osborne harus menjalani operasi untuk menghilangkan cegukannya.

Toh, kasus Osborne langka. Kebanyakan cegukan sembuh tanpa intervensi medis. Bahkan, gejalanya bisa hilang dengan beberapa langkah sederhana.

BACA JUGA: Antisipasi Caleg Stres, RSJ Menur Siapkan 40 Kamar VIP

Jika Anda terserang cegukan, cobalah tarik napas, tahan sekitar sepuluh detik, lalu hembuskan perlahan. Ulangi tiga hingga empat kali. Jika tak membaik, cobalah 20 menit kemudian.

Menarik napas dan membuang dalam sebuah kantong kertas juga direkomendasikan untuk menghilangkan cegukan. Ingat kantong kertas, bukan plastik. Anda pun tak perlu memasukkan seluruh kepala dalam kantong agar cegukan reda.

Selain dua cara itu, ada metode lain yang ditawarkan. Memeluk lutut selama dua menit dan berkumur dengan air dingin bisa meredakan cegukan. Juga menelan sedikit gula pasir dan mencecap potongan lemon.

Tapi waspadailah cegukan yang berkepanjangan. Jika Anda mengalaminya lebih dari 48 jam, ada baiknya mulai berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga

loading...