Kamis, 08 October 2026 14:00 UTC

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat diwawancarai, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet.
JATIMNET.COM, Surabaya — Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares meminta anak asuhnya tidak meremehkan Isenmulang Kalteng FC meski lawannya kini berada di dasar klasemen. Kedua tim akan bertemu di PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat, 9 Oktober 2026.
Bernardo menilai posisi Isenmulang Kalteng FC tidak mencerminkan kualitas permainan mereka. Karena itu, Persebaya diminta tetap tampil serius untuk memburu tiga poin dalam laga tandang tersebut.
“Kalau para pemain kita berpikir karena Isenmulang Kalteng FC berada di posisi terbawah lalu pertandingan besok akan mudah, saya punya kabar buruk untuk mereka. Ini tidak akan menjadi laga yang mudah,” kata Bernardo dalam konferensi pers pra-pertandingan, Kamis, 8 Oktober 2026.
Pelatih asal Portugal itu mengaku telah menganalisis tiga pertandingan terakhir Isenmulang Kalteng FC. Menurutnya, calon lawan Persebaya tersebut mampu menciptakan sejumlah peluang meski hasil akhir belum berpihak kepada mereka.
Saat menghadapi Arema, Bali, dan Bhayangkara, Isenmulang beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Namun, lawan mampu mencetak gol dari kesempatan yang lebih sedikit.
“Artinya, hasil akhir tersebut tidak mencerminkan permainan mereka. Tim ini bermain lebih dari yang terlihat di lapangan,” ujarnya.
Bernardo memperkirakan posisi sebagai juru kunci justru membuat Isenmulang tampil dengan motivasi lebih besar. Mereka dinilai memiliki kepentingan untuk segera memperbaiki posisi di klasemen.
“Semua pemain memiliki sikap yang baik saat menyerang maupun bertahan, dan mereka pasti ingin keluar dari posisi juru kunci klasemen,” katanya.
Karena itu, Bernardo meminta pemain Persebaya menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Ia tidak ingin kesalahan pada laga sebelumnya kembali terulang, ketika Persebaya kehilangan dua poin setelah lawan menyamakan kedudukan melalui situasi tendangan sudut pada menit-menit akhir.
“Kita harus bermain dengan kemampuan maksimal seolah-olah sedang berlaga di babak final Liga Champions,” tegasnya.
Bernardo juga mengingatkan pemain agar tidak menganggap absennya penonton membuat pertandingan lebih mudah. Menurutnya, laga tanpa suporter tetap merupakan pertandingan resmi dengan tiga poin yang dipertaruhkan.
“Saya tidak ingin para pemain menganggap laga besok seperti sesi latihan. Ini adalah pertandingan resmi dan ada tiga poin yang harus kita perjuangkan,” ujarnya.
Sejumlah pemain Isenmulang juga menjadi perhatian Bernardo. Salah satunya Adilson yang pernah menjadi anak asuhnya ketika menangani PSM Makassar.
“Adilson adalah salah satu pemain tercepat di liga ini dan sangat berbahaya. Conrado adalah pemain berpengalaman dengan umpan-umpan matang,” katanya.
Selain itu, Bernardo mewaspadai Leo Lelis yang merupakan mantan pemain Persebaya, serta sejumlah pemain Brasil dan lokal yang dinilainya memiliki karakter agresif dan cepat.
Dengan berbagai ancaman tersebut, Bernardo menegaskan Persebaya tetap membidik kemenangan di Lampung.
“Kita harus tetap fokus karena saya yakin mereka ingin meraih poin. Besok kita harus mengambil poin penuh di laga tandang,” tuturnya.
