Selasa, 13 October 2026 00:54 UTC

oleh: Rizka Yuvita Sari, mahasiswi Prodi Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Malang
Sejarah bukan sekadar cerita tentang sesuatu yang telah terjadi, tetapi juga cara memahami kehidupan manusia saat ini dan menentukan arah masa depan. Pernah tidak, ketika belajar sejarah kita bertanya, “Sebenarnya untuk apa saya mempelajari semua ini?” Ada begitu banyak tanggal, nama tokoh, tempat, dan peristiwa yang harus diingat. Padahal semuanya sudah terjadi dan tidak mungkin diulang.
Kalau masa lalu memang tidak bisa diubah, lalu mengapa kita masih perlu mempelajarinya? Pertanyaan ini mungkin pernah muncul dalam pikiran banyak orang. Sejarah sering dianggap sebagai pelajaran yang penuh hafalan.
Kita mengingat kapan suatu peristiwa terjadi, siapa tokohnya, lalu menghafalnya untuk ujian. Setelah ujian selesai, tidak jarang semua itu ikut terlupakan. Padahal, sejarah tidak hanya berbicara tentang apa yang sudah terjadi. Sejarah juga membantu kita memahami mengapa kehidupan sekarang menjadi seperti ini.
Masa Lalu Tidak Benar-Benar Hilang
Kehidupan yang kita jalani hari ini terbentuk melalui proses yang panjang. Keadaan masyarakat, perkembangan sebuah kota, munculnya berbagai kebiasaan, bahkan masalah yang kita hadapi sekarang memiliki latar belakang. Peter N. Stearns menjelaskan bahwa sejarah membantu kita memahami perubahan dan bagaimana masyarakat yang kita tinggali terbentuk dari waktu ke waktu.
Karena itu, untuk memahami keadaan sekarang, kita tidak bisa sepenuhnya mengabaikan apa yang terjadi sebelumnya. Bayangkan kita melihat sebuah kota yang sekarang ramai.
Kita mungkin hanya melihat jalan, bangunan, kendaraan, dan aktivitas masyarakatnya. Namun, keadaan tersebut sebenarnya merupakan hasil dari berbagai perubahan yang terjadi selama bertahun-tahun. Dari sini kita bisa melihat bahwa masa lalu memang sudah berlalu, tetapi pengaruhnya masih ada di sekitar kita.
Sejarah Bukan Hanya Tentang Tanggal
Selain membantu memahami perubahan, sejarah juga mengajak kita memahami manusia. Di balik sebuah peristiwa terdapat orang-orang yang membuat keputusan, menghadapi masalah, memiliki harapan, bahkan melakukan kesalahan.
William H. McNeill menjelaskan bahwa mempelajari sejarah dapat memperluas pemahaman kita terhadap pengalaman manusia dan membuat kita melihat persamaan maupun perbedaan kehidupan manusia pada berbagai masa dan tempat.Karena itu, ketika belajar sejarah, kita tidak cukup hanya bertanya, “Apa yang terjadi?”
Kita juga bisa bertanya, “Mengapa mereka melakukan hal tersebut?” dan “Bagaimana keadaan pada saat itu memengaruhi keputusan mereka?” Pertanyaan sederhana seperti ini membuat sejarah terasa lebih dekat. Kita tidak lagi hanya melihat tokoh dan peristiwa sebagai sesuatu yang jauh, tetapi mencoba memahami manusia yang hidup di baliknya.
Lalu, Apa Hubungannya dengan Kehidupan Kita?
Di sinilah nilai belajar sejarah mulai terlihat. Masa lalu, masa kini, dan masa depan sebenarnya tidak berdiri sendiri. Cara kita memahami masa lalu dapat memengaruhi cara kita melihat kehidupan sekarang dan menentukan sikap untuk menghadapi masa depan.
Gagasan tentang kesadaran sejarah dari Jörn Rüsen juga melihat sejarah sebagai hubungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Sejarah tidak hanya digunakan untuk mengetahui apa yang pernah terjadi, tetapi juga untuk membantu manusia memberikan makna terhadap pengalaman waktunya dan menentukan arah dalam kehidupan.
Misalnya, ketika kita mempelajari sebuah konflik pada masa lalu, tujuan kita bukan untuk mengulang konflik tersebut. Kita dapat melihat bagaimana konflik itu terjadi, apa akibatnya, dan bagaimana manusia menghadapinya. Dari sana, kita mendapatkan pemahaman yang dapat digunakan untuk melihat persoalan di masa sekarang.
Jadi, belajar sejarah bukan berarti terus melihat ke belakang. Justru dengan memahami masa lalu, kita bisa lebih memahami tempat kita berdiri sekarang.
Belajar Sejarah Bukan Sekadar Tahu
Pada akhirnya, pertanyaan “untuk apa belajar sejarah?” membawa kita pada satu hal penting: sejarah perlu dipahami, bukan hanya diketahui. Kajian mengenai pembelajaran sejarah juga menempatkan kegunaan dan pemaknaan sejarah sebagai bagian penting dari kesadaran sejarah.
Artinya, belajar sejarah tidak berhenti ketika kita sudah mengetahui sebuah peristiwa, tetapi dapat dilanjutkan dengan mencoba memahami apa arti dan kegunaannya bagi kehidupan.
Maka, ketika mempelajari suatu peristiwa sejarah, kita tidak harus selalu mencari jawaban berupa tanggal dan nama tokoh. Sesekali kita juga perlu bertanya:
“Apa yang bisa saya pahami dari peristiwa ini?”
Pertanyaan tersebut membuat sejarah tidak berhenti sebagai cerita tentang masa lalu, tetapi menjadi sesuatu yang dapat kita renungkan dalam kehidupan sekarang.
Masa lalu memang tidak dapat diubah. Kita tidak bisa kembali ke masa lalu dan mengganti apa yang sudah terjadi. Namun, kita bisa memilih bagaimana kita memahaminya. Itulah salah satu alasan mengapa sejarah tetap penting untuk dipelajari.
Sejarah membantu kita memahami perubahan, mengenal pengalaman manusia, melihat hubungan antara masa lalu dan kehidupan sekarang, serta mempertimbangkan bagaimana kita menghadapi masa depan.
Jadi, mungkin pertanyaannya bukan lagi “Untuk apa belajar sesuatu yang sudah berlalu?”
Melainkan, “Apa yang bisa kita pelajari dari sesuatu yang sudah berlalu?”
Karena masa lalu mungkin sudah selesai, tetapi pemahaman kita terhadap masa lalu masih bisa membantu kita menjalani hari ini.
Referensi
Adriaansen, R.-J. (2026, March 3). Moments that matter: Critical incidents and history teachers’ historical consciousness. Council of Europe. https://www.coe.int/en/web/observatory-history-teaching/-/moments-that-matter-critical-incidents-and-history-teachers-historical-consciousness
Mahfud, M. H., Hariyono, & Widiadi, A. N. (2024). JAS MERAH (Jalan-jalan sejarah mengembangkan kesadaran sejarah): Pembelajaran sejarah luar ruangan berbasis kesadaran sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 7(1), 1–7. https://doi.org/10.17977/um0330v7i1p1-7
McNeill, W. H. (1985). Why study history? American Historical Association. https://www.historians.org/resource/why-study-history/
Stearns, P. N. (1998). Why study history? American Historical Association. https://www.historians.org/resource/why-study-history-1998/
