Logo

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Ingatkan Bahaya Kekerasan di Sekolah

HUT PGRI, Sekolah Diharapkan Harus Jadi Ruang Aman, Bukan Sumber Trauma Kekerasan
Reporter:,Editor:

Jumat, 23 October 2026 16:25 UTC

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Ingatkan Bahaya Kekerasan di Sekolah

Kedatangan Vinanda Prameswati di acara HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional di SMPN 2 Kota Kediri. Jumat, 23 Oktober 2026. Foto: Prokopim Kota Kediri

JATIMNET.COM, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengingatkan pentingnya mencegah kekerasan di lingkungan sekolah. Menurutnya, satuan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan tanpa dibayangi rasa takut.

Pesan tersebut disampaikan Vinanda saat menghadiri peringatan HUT ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional di SMPN 2 Kota Kediri, Jumat, 23 Oktober 2026.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali itu menyoroti potensi kekerasan, baik yang terjadi antarpeserta didik maupun yang melibatkan tenaga pendidik. Ia mengingatkan bahwa kekerasan di sekolah dapat meninggalkan trauma berkepanjangan dan memengaruhi masa depan anak.

"Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Mari kita ciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman, jauh dari kekerasan. Jangan sampai tempat yang seharusnya menjadi ruang belajar dan tumbuh kembang anak justru menimbulkan trauma yang berdampak pada masa depan mereka," tegasnya.

BACA: Pramuka dan Pemkot Kediri Bedah Rumah Lansia Sebatang Kara Senilai Rp36 Juta 

Vinanda menilai, guru memiliki peran penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman melalui keteladanan sehari-hari. Di tengah perkembangan teknologi dan beragam karakter peserta didik, guru tetap perlu menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta sikap saling menghargai.

Wali Kota yang juga dikenal sebagai Ibunda Guru Kota Kediri itu memahami bahwa para pendidik menghadapi berbagai tanggung jawab di luar kegiatan mengajar. Karena itu, Pemerintah Kota Kediri berkomitmen terus mendengarkan masukan dan kebutuhan guru untuk mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik.

"Saya juga memahami bahwa di tengah tugas mendidik bapak ibu guru, masih memiliki berbagai tanggung jawab lainnya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Kediri juga ingin terus mendengarkan masukan dan kebutuhan para guru agar kita bisa bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin baik," jelasnya.

Mengacu pada tema peringatan, "Solidaritas Guru Berkualitas Menuju Indonesia Unggul dan Berdaulat", Vinanda mengajak para guru memperkuat solidaritas melalui berbagi pengalaman, saling membantu, dan bersikap terbuka terhadap perkembangan serta hal-hal baru.

BACA: Puluhan Kiai di Lirboyo Minta Prabowo Pertimbangkan Abolisi Gus Yaqut, Proses Hukum Dihentikan 

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru yang mendidik peserta didik dengan sabar dan tulus. Vinanda berharap pengabdian tersebut dapat melahirkan generasi Kota Kediri yang berkualitas, berprestasi, serta mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan daerah.

Selain kegiatan di SMPN 2 Kota Kediri, panitia menggelar doa bersama sesuai agama masing-masing di sejumlah lokasi. Umat Islam melaksanakan doa bersama di SMPN 2 Kota Kediri, umat Kristen di SMP Swasta Petra, umat Katolik di SMAK Agustinus, dan umat Hindu di SMPN 4 Kota Kediri.

Peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri Aditya Bagus, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri A. Zamroni, Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PGRI Pengurus Kota Kediri Atrup, anggota PGRI se-Kota Kediri, serta para guru.

Reporter: Queenta Attaya Ramadhan