Logo

Pramuka dan Pemkot Kediri Bedah Rumah Lansia Sebatang Kara Senilai Rp36 Juta

Reporter:,Editor:

Kamis, 22 October 2026 11:03 UTC

Pramuka dan Pemkot Kediri Bedah Rumah Lansia Sebatang Kara Senilai Rp36 Juta

Suminto (tiga dari kiri) bersama AKBP Edy Herwiyanto, perwakilan Pemkot Kediri, Lurah Bangsal, pendamping program, dan Ketua RT setempat usai kegiatan bedah rumah. Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: Istimewa/Pramuka Kota Kediri

JATIMNET.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri bersama Pemerintah Kota Kediri membantu memperbaiki rumah Suminto, seorang lansia yang tinggal sebatang kara di RT 05 RW 04, Kelurahan Bangsal. Program bedah rumah senilai sekitar Rp36 juta itu diharapkan membuat hunian Suminto lebih layak dan aman.

Proses perbaikan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026. Sejumlah pekerja dan anggota Pramuka bergotong royong membenahi bagian rumah yang mengalami kerusakan, termasuk atap dan kamar mandi.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri, AKBP Edy Herwiyanto, turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Ayah Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati itu tidak sekadar meninjau, tetapi juga membantu anggota Pramuka menaikkan genteng.

Edy memeriksa sejumlah bagian rumah, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga kamar mandi. Ia juga mengingatkan pelaksana agar mengerjakan perbaikan dengan baik dan menyesuaikannya dengan kebutuhan penghuni.

Peninjauan tersebut turut dihadiri pengurus Pramuka Kota Kediri, perwakilan Pemerintah Kota Kediri, Lurah Bangsal, pendamping program, serta Ketua RT setempat.

Ketua RT 05 Kelurahan Bangsal, Wulan, menjelaskan bahwa kondisi rumah Suminto sebelumnya memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan.

"Kayu-kayunya sudah rapuh. Dindingnya sudah melorot, ada yang berlubang-lubang," kata Wulan.

Wulan bersyukur Suminto mendapat bantuan perbaikan rumah. Menurut dia, lansia tersebut tinggal seorang diri dan baru pulih dari sakit. Selama ini, para keponakannya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, perbaikan difokuskan pada bagian rumah yang paling membutuhkan penanganan, terutama atap dan kamar mandi. Perbaikan tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan Suminto saat menjalani masa pemulihan.

Edy mengatakan program bedah rumah tersebut merupakan bentuk kolaborasi Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri dengan pemerintah daerah. Suminto menjadi penerima bantuan karena termasuk kelompok desil dua, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah dalam pengelompokan program bantuan.

"Kwarcab Kota Kediri bersama-sama Pemerintah Kota membantu bedah rumah milik Bapak Suminto. Kebetulan yang bersangkutan termasuk desil dua dan perlu bantuan tentunya," ujar Edy.

Menurut Edy, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ia menilai organisasi kemasyarakatan dan warga dapat membantu pemerintah menangani persoalan sosial di lingkungan masing-masing.

"Kwarcab Kota Kediri siap mendukung dan membantu Pemerintah Kota dalam menyelesaikan permasalahan- permasalahan sosial yang ada di masyarakat," katanya.

Selain menjalankan kegiatan sosial, Edy menegaskan Gerakan Pramuka memiliki peran dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan karakter, adab, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

Kegiatan bedah rumah Suminto menjadi salah satu bentuk penerapan semangat gotong royong melalui kerja sama pemerintah daerah, organisasi Pramuka, dan masyarakat. Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri bersama pemerintah daerah berharap kolaborasi tersebut terus berkembang untuk membantu warga yang membutuhkan.

Reporter: Queenta Deyanti AR