Logo

Pengadaan Beras Bulog Madiun Lampaui Target

Reporter:

Jumat, 09 October 2026 14:00 UTC

Pengadaan Beras Bulog Madiun Lampaui Target

Pemimpin Cabang Bulog Madiun Agung Sarianto saat diwawancarai wartawan di sela pengecekan pasokan beras di gudang, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Bulog.

JATIMNET.COM, Madiun – Pengadaan beras Perum Bulog Kantor Cabang Madiun hingga September 2026 mencapai 86.402 ton setara beras. Jumlah tersebut melampaui target penugasan pemerintah sebesar 77.258 ton, dengan realisasi mencapai 111,84 persen.

Pemimpin Cabang Bulog Madiun, Agung Sarianto, mengatakan capaian tersebut didukung kerja sama dengan pemerintah daerah, petani, serta mitra penggilingan dalam penyerapan hasil panen.

Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak membantu Bulog mengoptimalkan pengadaan beras untuk mendukung kebutuhan pangan.

“Pengadaan Bulog Madiun sampai saat ini sebesar 86.402 ton atau sudah mencapai 111,84 persen dari target yang diberikan kepada kami,” kata Agung.

Capaian di Madiun tersebut sejalan dengan pengadaan beras Bulog secara nasional yang juga melampaui target. Hingga 8 Oktober 2026, pengadaan nasional mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton.

Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan realisasi sepanjang 2025 yang mencapai 3.191.969 ton setara beras. Bulog menyebut capaian tahun ini sebagai yang tertinggi sejak perusahaan tersebut berdiri, melampaui rekor pada 2012 sebesar 3,65 juta ton.

Pengadaan beras menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menyerap hasil panen petani sekaligus memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Cadangan tersebut digunakan untuk mendukung ketersediaan pangan dan pelaksanaan program stabilisasi harga.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan penyerapan akan terus dilanjutkan hingga akhir tahun. Upaya itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok beras pemerintah dan mendukung ketahanan pangan nasional.