Logo

JKN Jember Tembus 1,5 Juta Layanan, BPJS Soroti Keaktifan Peserta

Reporter:,Editor:

Kamis, 08 October 2026 23:00 UTC

JKN Jember Tembus 1,5 Juta Layanan, BPJS Soroti Keaktifan Peserta

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto bersama Bupati Jember Muhammad Fawait saat peluncuran Mobil Cinta untuk membantu mengantar pasien pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Fauzan A Satriro

JATIMNET.COM, Jember – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Jember mencapai 98,69 persen. Namun, dari 2,6 juta jiwa yang terdaftar, baru sekitar 80,3 persen yang berstatus aktif per 1 Oktober 2026.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto mengatakan, jumlah peserta JKN di Jember tercatat sebanyak 2.613.815 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.128.173 jiwa berstatus aktif.

Akmal mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember meningkatkan jumlah peserta aktif agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan saat dibutuhkan.

" Jadi tidak hanya cakupan kepesertaan yang tinggi, tetapi masyarakat juga harus memastikan status kepesertaannya tetap aktif," kata Akmal dalam acara peluncuran Mobil Cinta sekaligus peringatan dua tahun Universal Health Coverage (UHC) Jember, Kamis, 8 Oktober 2026.

Di sisi lain, pemanfaatan layanan kesehatan peserta JKN di Jember tergolong tinggi. Hingga September 2026, BPJS Kesehatan mencatat sekitar 1,5 juta kasus pelayanan kesehatan dengan total biaya mencapai Rp1,42 triliun.

Dari total biaya tersebut, sekitar Rp593 miliar atau 42 persen digunakan untuk membiayai pelayanan kesehatan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah (PBPU Pemda).

Sementara itu, pada segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai pemerintah daerah dan PBPU Pemda, tercatat 313.536 kasus pelayanan kesehatan.

Menurut Akmal, tingginya pemanfaatan layanan kesehatan perlu diimbangi dengan keberlanjutan program UHC agar masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan sekaligus perlindungan finansial.

Jember menyandang predikat UHC sejak April 2025. Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Kita sudah hampir dua tahun memastikan seluruh warga Jember bisa berobat gratis di seluruh rumah sakit, klinik di seluruh kecamatan yang bekerja sama dengan BPJS," kata Fawait.

Pemkab Jember juga menghadirkan layanan Homecare untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurut Fawait, upaya peningkatan layanan kesehatan tidak cukup hanya melalui pembiayaan pengobatan.

"Untuk kesehatan pastinya tidak hanya tentang biaya. Maka dari itu kita juga menghadirkan Homecare untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ujarnya.

Dalam kegiatan yang sama, Pemkab Jember meluncurkan Mobil Cinta untuk membantu mengantar pasien pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Selain itu kami juga menghadirkan Mobil Cinta untuk menjawab kebutuhan masyarakat setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Jadi nanti setelah masyarakat yang sakit menjalani perawatan di rumah sakit, pulangnya diantar pakai Mobil Cinta ini," pungkas Fawait.

 

 

Fauzan Arif Satrio – Jember