Kamis, 10 September 2026 11:30 UTC

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kediri melanjutkan pekerjaan pembangunan akses jalan menuju kawah Gunung Kelud. Foto: Pemkab Kediri.
JATIMNET.COM, Kediri – Akses menuju kawasan kawah Gunung Kelud di Kabupaten Kediri terus dibenahi. Pada 2026, Pemkab Kediri kembali melanjutkan pembangunan jalan utama menuju kawah sepanjang 243 meter dengan lebar 6 meter.
Pembangunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri tersebut merupakan kelanjutan pekerjaan pada 2025. Jalan dibangun menggunakan struktur cor beton atau rigid pavement yang dinilai lebih tahan terhadap kerusakan.
“Pekerjaan telah kita mulai, penambahan jalan utama selebar 6 meter dengan panjang 243 meter,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, Kamis, 10 September 2026..
Pembangunan akses menuju kawah dilakukan secara bertahap. Pada pekerjaan tahun ini, penambahan jalan sepanjang 243 meter tersebut ditargetkan mencapai titik akhir hingga depan area parkir ojek motor.
Perbaikan akses tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung aktivitas pariwisata di kawasan Gunung Kelud. Jalan yang semakin memadai juga diharapkan memudahkan petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam melakukan pemantauan rutin aktivitas Gunung Kelud.
Di tengah pembangunan akses wisata tersebut, Pemkab Kediri juga memastikan aspek keamanan tetap menjadi perhatian. Hal ini menyusul beredarnya kabar mengenai aktivitas Gunung Kelud yang menimbulkan simpang siur di tengah masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri kemudian melakukan kunjungan ke Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud untuk memastikan kondisi terkini aktivitas gunung.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan pada Rabu, 9 September 2026, status Gunung Kelud masih berada pada tingkat aktivitas Level 1 atau normal.
“Berdasarkan hasil pemantauan hari Rabu, 9 September 2026 status Gunung Kelud masih berada di tingkat aktivitas Level 1 (normal),” terang Ariyanto.
Meski aktivitas Gunung Kelud masih berada pada level normal, masyarakat dan wisatawan tetap diminta memperhatikan standar keamanan saat berada di kawasan tersebut. Pengunjung diimbau tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius 1 kilometer.
Pembangunan akses jalan yang dilakukan secara bertahap diharapkan semakin mendukung kawasan Gunung Kelud sebagai salah satu tujuan wisata Kabupaten Kediri, sekaligus tetap mengedepankan keselamatan pengunjung dan kebutuhan pemantauan aktivitas vulkanik. (adv/inforial)
Queenta - Kediri
