Logo

Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len Surabaya, Kisah Bahlil Jadi Inspirasi

Dipanggil Presiden, Ketum DPP Partai Golkar Batal Hadir
Reporter:,Editor:

Minggu, 18 October 2026 09:08 UTC

Golkar Salurkan 200 Paket Sembako untuk Sopir Len Surabaya, Kisah Bahlil Jadi Inspirasi

Partai Golkar membagikan paket sembako untuk supir len di Terminal Joyoboyo Surabaya, Minggu, 18 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet

JATIMNET.COM, Surabaya – Partai Golkar menyalurkan 200 paket sembako kepada sopir angkutan kota (angkot) atau sopir len di Terminal Joyoboyo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 18 Oktober 2026. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, kegiatan ini menjadi sarana untuk memotivasi keluarga sopir angkot agar tidak menyerah dalam meraih cita-cita.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Arif Fathoni mengatakan, kegiatan tersebut terinspirasi dari perjalanan hidup Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Sebelum menduduki sejumlah jabatan penting di pemerintahan dan partai politik, Bahlil pernah bekerja sebagai sopir angkot saat masih muda.

“Pak Bahlil di masa mudanya pernah menjadi sopir angkot. Hari ini, alhamdulillah, beliau dipercaya Presiden menjadi menteri dan Ketua Umum Partai Golkar,” kata Arif Fathoni yang akrab disapa Toni di Surabaya, Minggu, 18 Oktober 2026.

Menurut Toni, perjalanan hidup Bahlil menunjukkan bahwa latar belakang pekerjaan maupun kondisi ekonomi keluarga tidak semestinya membatasi seseorang dalam menentukan masa depan. Ia ingin kisah tersebut menjadi penyemangat bagi para sopir len dan anak-anak mereka untuk terus berusaha meraih kehidupan yang lebih baik.

BACA: Sarmuji Jadi Menperin, Industri Jatim Diharap Dapat Angin Segar 

“Kita ingin memberikan pesan kepada anak-anak sopir angkot se-Jawa Timur agar jangan pernah patah arang dalam menggapai cita-cita. Dengan kerja keras, anak sopir sekalipun bisa menjadi orang sukses di Republik yang kita cintai ini,” ujarnya.

Toni menilai, para sopir angkot memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat. Setiap hari, mereka melayani kebutuhan transportasi warga untuk bekerja, menempuh pendidikan, hingga menjalankan berbagai aktivitas ekonomi.

Karena itu, Golkar menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk perhatian kepada para sopir yang menjalani pekerjaan di tengah tantangan ekonomi dan tanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami ingin berbagi dengan para sopir len sekaligus memberikan semangat agar mereka tetap optimistis menjalani kehidupan dan tidak berhenti memperjuangkan masa depan keluarganya,” kata Toni.

BACA: Golkar Bidik 20 Persen Kursi DPR RI, Dua dari Dapil Jatim VIII 

Ia menambahkan, kesuksesan tidak selalu berawal dari kondisi yang serba mudah. Menurutnya, ketekunan, keberanian memperjuangkan cita-cita, serta kemauan untuk terus berkembang merupakan bekal penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Toni berharap anak-anak sopir angkot tetap memiliki semangat belajar dan berani mengejar kesempatan yang lebih luas. Ia juga mengingatkan agar pekerjaan orang tua tidak menjadi alasan bagi anak-anak untuk membatasi impian mereka.

“Jangan sampai pekerjaan orang tua membuat anak-anak merasa memiliki keterbatasan dalam menentukan masa depan. Setiap anak harus memiliki kesempatan untuk bercita-cita tinggi dan berusaha mewujudkannya,” ujarnya.

 

Agenda Bahlil Menyapa Sopir Len Ditunda

Penyaluran 200 paket sembako di Terminal Joyoboyo tetap berlangsung meskipun agenda Bahlil Lahadalia untuk menyapa langsung para sopir len di Surabaya harus ditunda.

Toni menjelaskan, Bahlil belum dapat menghadiri kegiatan tersebut karena harus memenuhi panggilan Presiden untuk membahas persoalan bangsa.

“Agenda Pak Bahlil untuk menyapa para sopir len memang ditunda karena beliau harus memenuhi panggilan Presiden untuk membahas persoalan bangsa. Namun, penyaluran bantuan tetap kami laksanakan,” katanya.

BACA: Luncurkan Buku Refleksi Berpolitik, Sarmuji Ungkap Cara Menjaga Idealisme di Tengah Realitas Politik 

Ia menegaskan, penundaan kehadiran Bahlil tidak mengubah rencana penyaluran bantuan kepada para sopir angkot. Golkar tetap menjalankan kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan pesan motivasi kepada masyarakat.

Menurut Toni, bantuan sembako juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Melalui kegiatan itu, Golkar ingin mendorong para sopir dan keluarganya agar terus optimistis dalam memperjuangkan kesejahteraan.

Ia berharap kisah Bahlil dapat menjadi pengingat bahwa pekerjaan seseorang pada masa lalu tidak menentukan batas pencapaiannya pada masa depan. Setiap orang, menurutnya, tetap memiliki peluang untuk berkembang selama bersedia berusaha dan memanfaatkan kesempatan yang ada.

Hingga kegiatan tersebut berlangsung, jadwal pengganti agenda Bahlil untuk menyapa langsung para sopir len di Surabaya belum disampaikan. Sementara itu, penyaluran 200 paket sembako tetap dilaksanakan sesuai rencana sebagai bentuk kepedulian sekaligus penyampaian pesan tentang pentingnya kerja keras dalam meraih cita-cita.