Selasa, 13 October 2026 02:00 UTC

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Foto: Kementan
JATIMNET.COM, Surabaya – Kekeringan akibat El Nino berisiko mengganggu pertumbuhan padi, menggagalkan panen, hingga memicu penurunan produksi beras.
Menghadapi ancaman tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim cadangan beras nasional mencapai 4,5 juta ton.
“Stok kita banyak, masih melimpah. Kapasitas gudang hanya tiga juta ton, tetapi stok kita 4,5 juta ton. Jadi, aman,” kata Amran saat menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD Jawa Timur dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Senin, 12 Oktober 2026.
Menurut Amran, ketersediaan stok menjadi modal untuk menjaga pasokan pangan di tengah potensi gangguan produksi akibat perubahan cuaca. Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan dampak El Nino terhadap sektor pertanian.
Jawa Timur menjadi salah satu daerah yang diandalkan untuk menopang produksi pangan nasional. Amran menyebut provinsi ini memiliki kapasitas produksi yang kuat, terutama untuk komoditas padi dan jagung.
“Padi nomor satu, jagung nomor satu, ayam nomor satu, telur nomor satu, gula juga nomor satu, susu juga nomor satu. Ini ada di Jawa Timur,” ujarnya.
Untuk memperkuat sektor pertanian di Jawa Timur, pemerintah menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp3 triliun pada 2025–2026. Rencana tersebut disampaikan Amran dalam agenda yang sama sebagai bagian dari upaya memperkuat produksi pangan di daerah.
Selain tanaman pangan, Kementerian Pertanian merencanakan pembangunan fasilitas pembibitan ayam grandparent stock di Malang.
Fasilitas ini diproyeksikan memasok kebutuhan bibit ayam untuk seluruh Indonesia sekaligus memperkuat rantai pasok industri perunggasan.
Amran mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPRD dalam pengembangan sektor pertanian. Menurut dia, koordinasi pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan produksi.
Penguatan produksi dan cadangan pangan diharapkan menopang keberlanjutan swasembada pangan nasional. Di tengah ancaman El Nino, ketersediaan stok beras dan kemampuan mempertahankan produksi menjadi faktor penting untuk menjaga pasokan pangan bagi masyarakat.
