Kamis, 08 October 2026 08:00 UTC

Kapolres Mojokerto AKBP Raden Erik Bangun Prakasa ingin memperkuat komunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) di wilayah Kabupaten Mojokerto Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Wanto.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Baru menjabat sebagai Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa langsung membangun komunikasi dengan sejumlah aparat penegak hukum (APH) di wilayah hukumnya.
Erik bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Mojokerto menyambangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto dan Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto, Kamis, 8 Oktober 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda awal Erik setelah dipercaya memimpin Polres Mojokerto. Selain memperkenalkan diri, kunjungan itu dilakukan untuk memperkuat koordinasi antarlembaga dalam penegakan hukum.
Di Kejari Kabupaten Mojokerto, Erik bertemu Kepala Kepala Kejari Fauzi beserta jajaran. Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dan kejaksaan semakin solid selama masa kepemimpinannya.
“Pada kesempatan ini kami memperkenalkan diri sebagai Kapolres Mojokerto beserta PJU yang mendampingi. Kami mohon bimbingan selama menjabat sebagai Kapolres Mojokerto,” ujar Erik.
Erik menilai soliditas antar-APH penting untuk menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks. Karena itu, koordinasi antara kepolisian dan kejaksaan perlu terus diperkuat.
“Harapan kami bisa selalu berkolaborasi antara Polres Mojokerto dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto. Semoga kerja sama kita semakin solid, khususnya dalam mewujudkan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Mojokerto,” tuturnya.
Fauzi menyambut baik kunjungan Kapolres Mojokerto tersebut. Kejaksaan menyatakan siap memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan kepolisian dalam mendukung proses penegakan hukum.
Dari Kejaksaan, Erik kemudian melanjutkan kunjungan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan lembaga peradilan sejak awal kepemimpinannya.
Menurut Erik, sinergi kepolisian, kejaksaan dan pengadilan merupakan bagian penting dalam sistem peradilan pidana terpadu. Koordinasi yang kuat diperlukan agar proses hukum berjalan secara profesional dan sesuai ketentuan.
“Dengan sinergitas yang kuat, kami berharap proses penegakan hukum di Kabupaten Mojokerto dapat berjalan semakin baik dan memberikan kepastian serta rasa keadilan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kunjungan ke dua lembaga penegak hukum tersebut menjadi langkah awal Erik membangun sinergi lintas institusi setelah menjabat sebagai Kapolres Mojokerto.
