Jumat, 16 October 2026 12:47 UTC

Pertandingan futsal Ansor Cup 2026 berlangsung sengit di Kota Probolinggo, Jumat, 16 Oktober 2026. Foto: Zulafif/Jatimnet.com
JATIMNET.COM, Probolinggo – Sebanyak 16 klub mengikuti Turnamen Futsal Ansor Cup 2026 yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo, Jumat sore, 16 Oktober 2026.
Kompetisi ini menjadi salah satu upaya menjaring bibit atlet futsal muda dari Kota dan Kabupaten Probolinggo.
Panitia menggelar turnamen tersebut di Lapangan Pro Futsal, Jalan Gusdur, Kelurahan Ketapang, Kota Probolinggo. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Santri Nasional 2026.
Ketua GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, mengatakan pihaknya memilih futsal karena olahraga tersebut banyak diminati kalangan anak muda. Menurut dia, tingginya minat tersebut perlu mendapat dukungan melalui kegiatan positif dan kompetisi yang terarah.
"Futsal dipilih, karena menjadi salah satu olahraga yang banyak diminati kalangan anak muda. Minat ini, perlu difasilitasi melalui kegiatan positif dan kompetisi yang terarah," terangnya.
Salamul menjelaskan, Ansor Cup menjadi bagian dari upaya organisasinya mendorong generasi muda agar aktif mengembangkan potensi melalui kegiatan olahraga. Ia berharap turnamen ini memberi kesempatan kepada para pemain untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, dan membangun sportivitas.
BACA: Kematian Anak Kucing di Probolinggo Jadi Sorotan
Ia menegaskan, kompetisi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Ansor, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
“Kami melihat banyak anak muda yang menyukai olahraga ini. Karena itu, kami memfasilitasi mereka melalui turnamen seperti ini. Pesertanya bukan hanya anggota internal Ansor, tetapi terbuka untuk umum,” katanya.
Ketua Umum KONI Kota Probolinggo, Zulfikar Imawan, mengapresiasi penyelenggaraan Ansor Cup 2026. Ia menilai kompetisi yang diinisiasi organisasi kepemudaan dapat membantu proses pembinaan atlet sejak dini.
Menurut Zulfikar, turnamen semacam ini memberi kesempatan kepada pemain untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka jalan bagi atlet potensial agar berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
BACA: Tragedi Karhutla di Bromo, Tiga Orang Gugur Saat Berjuang Padamkan Api
“Melalui turnamen Ansor Cup ini, kita melihat GP Ansor mampu menjadi wadah pemersatu, menjaga ukhuwah, sekaligus membina bibit atlet futsal potensial untuk Kota Probolinggo,” ungkapnya.
Zulfikar berharap kompetisi tersebut melahirkan pemain berkualitas yang kelak dapat memperkuat Kota Probolinggo dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur hingga kompetisi tingkat nasional.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga sportivitas selama pertandingan. Menurutnya, prestasi atlet tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan, sikap, dan penghormatan terhadap lawan.
Melalui Ansor Cup 2026, GP Ansor Kota Probolinggo berharap peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum untuk mendorong pengembangan bakat olahraga sekaligus membentuk karakter dan meningkatkan prestasi generasi muda.
