Logo

1.700 Pelari Siap Ramaikan Kediri Run 2026, Ada Aksi Donasi untuk NTT

Reporter:,Editor:

Sabtu, 05 September 2026 12:30 UTC

1.700 Pelari Siap Ramaikan Kediri Run 2026, Ada Aksi Donasi untuk NTT

Sejumlah pelari saat mengambil race pack Kediri Run 2026 di Pendopo Panjalu Jayati, Kabupaten Kediri, 4-5 September 2026. Foto: Humas Pemkab.

JATIMNET.COM, Kediri – Sebanyak 1.700 pelari bersiap mengikuti Kediri Run 2026. Sebelum turun ke lintasan, para peserta terlebih dahulu mengambil race pack yang berlangsung selama dua hari, 4-5 September 2026, di Pendopo Panjalu Jayati.

Antusiasme peserta terlihat selama proses pengambilan perlengkapan. Mereka datang untuk memastikan seluruh kebutuhan lomba telah diterima sebelum mengikuti ajang lari tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito melalui Ketua Pokja 1, Dyah Saktiana, mengatakan panitia telah menyiapkan proses pengambilan race pack agar berjalan nyaman dan aman bagi peserta.

Sebelumnya, panitia juga menggelar technical meeting untuk memastikan seluruh rangkaian persiapan berjalan sesuai rencana.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, semuanya berjalan dengan lancar,” kata Dyah saat ditemui di sela-sela pembagian race pack, Sabtu, 5 September 2026.

Hingga hari kedua pengambilan race pack, sekitar 400 perlengkapan peserta masih belum diambil. Sebagian di antaranya merupakan peserta dari luar kota yang telah mengonfirmasi kepada panitia untuk mengambil race pack pada hari pelaksanaan.

Kediri Run 2026 tidak hanya menjadi ajang bagi peserta untuk menguji kemampuan berlari. Tahun ini, kegiatan tersebut juga membawa misi sosial melalui puncak donasi bagi korban bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dyah yang akrab disapa Nana mengajak peserta maupun masyarakat yang hadir untuk ikut ambil bagian dalam aksi tersebut dengan menyisihkan sebagian rezeki bagi warga yang terdampak bencana.

“Insyaallah nanti donasi akan kita tasarufkan semuanya ke sana melalui Posko Bencana, Baznas, dan juga melalui PMI Provinsi NTT,” katanya.

Bagi peserta, Kediri Run juga menjadi ruang untuk menguji kemampuan sekaligus membangun kebiasaan berolahraga.

Deo (29), peserta asal Kota Kediri, misalnya. Ia kembali mengikuti Kediri Run setelah sebelumnya pernah ambil bagian dalam ajang serupa. Kali ini, ia datang dengan persiapan lebih matang dan membawa target memperbaiki catatan waktunya.

“Motivasinya ya pengin nge-push buat race terutama,” ujarnya.

Berbeda dengan Deo, Zara (16), peserta asal Kelurahan Betet, Kota Kediri, baru pertama kali mengikuti Kediri Run. Ia menjadikan event tersebut sebagai motivasi untuk lebih rutin berolahraga sekaligus mengejar apresiasi dari setiap ajang lari yang diikutinya.

“Untuk motivasinya memacu semangat buat jogging setiap harinya dan mempunyai reward apresiasi dari setiap event lari,” ungkapnya.

Dengan persiapan peserta yang terus berjalan dan tambahan misi sosial melalui donasi, Kediri Run 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi di lintasan. Ajang ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus berbagi dengan warga yang membutuhkan. (adv/inforial)

 

 

Queenta - Kediri