Logo

Rutan Surabaya Razia Mendadak Dua Kali Sepekan, HP Ilegal dan Narkoba Diburu

Reporter:,Editor:

Jumat, 16 October 2026 08:36 UTC

Rutan Surabaya Razia Mendadak Dua Kali Sepekan, HP Ilegal dan Narkoba Diburu

Petugas Rutan Kelas 1 Surabaya menggeledah setiap sudut kamar untuk mencari barang terlarang seperti HP hingga narkoba, Jumat, 16 Oktober 2026. Foto: Humas Rutan Kelas 1 Surabaya

JATIMNET.COM, Surabaya – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya memperketat pengawasan di blok hunian warga binaan melalui razia mendadak minimal dua kali dalam sepekan. Langkah ini bertujuan mencegah peredaran telepon seluler (HP) ilegal, narkotika, dan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan rutan.

Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, mengatakan razia rutin menjadi upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

"Penggeledahan ini rutin kami gelar minimal dua kali dalam seminggu untuk mencegah masuknya barang terlarang seperti HP ilegal, pungli, dan narkoba," ujar Adi Wibowo di Surabaya, Jumat, 16 Oktober 2026.

Dalam razia tersebut, Adi Wibowo bersama personel Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) memeriksa kamar demi kamar hunian warga binaan. Petugas menyisir berbagai sudut ruangan, mulai dari tumpukan pakaian dan fasilitas sanitasi hingga barang-barang pribadi penghuni.

BACA: Rutan Surabaya Perkuat Pengawasan dan Ketertiban Blok Hunian 

Pemeriksaan menyeluruh itu dilakukan untuk mengantisipasi penyimpanan barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

"Pengawasan terhadap barang yang masuk dan beredar menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban warga binaan," ucapnya.

Untuk memastikan pemeriksaan berjalan efektif, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan membagi personel ke dalam beberapa kelompok kecil. Petugas kemudian menyisir lorong dan blok hunian secara terarah agar pengawasan menjangkau seluruh area yang menjadi sasaran razia.

Petugas juga meminta warga binaan bersikap kooperatif selama penggeledahan berlangsung. Meski memeriksa setiap bagian hunian secara mendetail, petugas tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Razia pada Jumat tersebut berlangsung kondusif. Rutan Kelas I Surabaya memastikan proses penggeledahan tetap berjalan tertib dengan memperhatikan kenyamanan penghuni serta pemenuhan hak-hak dasar warga binaan.

BACA: Siswi SMP Al Ibrah Gresik Kunjungi Rutan Surabaya, Ungkap Sisi Lain Pembinaan Warga Binaan 

Adi Wibowo menegaskan, pihaknya akan menjaga konsistensi pengawasan untuk mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang sekaligus meminimalkan praktik pungutan liar di lingkungan pemasyarakatan.

"Konsistensi untuk melakukan pengawasan dan pencegahan membuat barang yang berbahaya masuk kedalam rutan selain itu meminimalisir adanya pungutan liar," terangnya.

Melalui razia mendadak yang digelar minimal dua kali dalam sepekan, Rutan Kelas I Surabaya berharap peredaran HP ilegal, narkotika, dan praktik penyimpangan lainnya dapat ditekan. Upaya tersebut sekaligus mendukung pembinaan warga binaan dalam lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas.