Logo

Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis di Surabaya

Reporter:,Editor:

Sabtu, 24 October 2026 04:19 UTC

Golkar Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako dan Gelar Pengobatan Gratis di Surabaya

Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Timur Adhi Wibowo (tengah) saat memberikan sambutan di acara pengobatan gratis di DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sabtu, 24 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet

JATIMNET.COM, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur memperingati hari ulang tahun (HUT) partai dengan menggelar berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat. Salah satunya membagikan 1.000 paket sembako kepada warga Surabaya dan sekitarnya.

Selain menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, Golkar Jatim juga menyediakan layanan pengobatan gratis, termasuk bekam dan fasdu atau terapi pengeluaran darah. Partai berlambang pohon beringin ini turut menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Jawa Timur, Adhi Wibowo, mengatakan peringatan HUT kali ini mengutamakan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pelaksanaan HUT Partai Golkar tahun ini rangkaiannya cukup banyak dan lebih dititikberatkan pada kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat atau rakyat, mulai dari pemberian bingkisan untuk pengemudi ojek daring perempuan, pengobatan gratis, dan sebagainya,” kata Adhi di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Surabaya, Sabtu, 24 Oktober 2026.

BACA: Elektabilitas Golkar Naik Jadi 9,5 Persen, Ali Mufthi Sebut Tren Positif 

Adhi menjelaskan, setiap paket sembako berisi berbagai kebutuhan pokok dan bahan konsumsi. Bantuan tersebut meliputi beras kemasan tiga kilogram, minyak goreng, gula, mi instan, roti, kopi susu, dan kecap.

Menurutnya, kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu cara partai untuk membantu masyarakat menghadapi tantangan sosial dan ekonomi. Ia menegaskan, keberadaan partai politik harus memberikan manfaat nyata di luar aktivitas elektoral.

“Partai Golkar dengan komitmen kerakyatannya harus betul-betul hadir di tengah-tengah masyarakat. Partai Golkar bukan hanya bicara tentang elektoral, tetapi menjadi bagian dari gerakan sosial untuk berkontribusi bagi masyarakat dan menjadi solusi bagi persoalan kebangsaan maupun kemasyarakatan,” ujarnya.

Rangkaian HUT Golkar Jatim juga mencakup pemberian bingkisan kepada pengemudi ojek daring perempuan serta kunjungan sosial ke sejumlah panti asuhan di Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo.

 

Pengobatan gratis dengan cara bekam diminati masyarakat Surabaya di DPD Partai Golkar Jatim, Sabtu, 24 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet

 

Sementara itu, untuk memeriahkan perayaan di internal partai, pengurus menggelar lomba karaoke bagi kader di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Adhi menilai penguatan partai tidak cukup hanya bertumpu pada hasil survei elektabilitas menjelang pemilu. Menurutnya, kader perlu menunjukkan kinerja nyata dan terlibat langsung dalam membantu masyarakat untuk membangun kepercayaan publik.

“Yang perlu kita lakukan hari ini adalah bekerja nyata untuk rakyat. Semua kader dan elemen Partai Golkar harus turun langsung membersamai masyarakat, terutama di tengah dinamika sosial ekonomi saat ini,” katanya.

Di bidang organisasi, Golkar Jatim juga melanjutkan konsolidasi internal melalui rapat kerja daerah (Rakerda) setelah merampungkan sejumlah musyawarah daerah (musda).

BACA: Refleksi Resolusi Jihad, Sumardi Dorong Dukungan Anggaran Pendidikan Pesantren di Jatim Berkelanjutan 

Adhi menyebut konsolidasi kepengurusan telah menunjukkan perkembangan yang cukup tinggi. Proses tersebut mencakup jajaran partai di tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga kelurahan dan desa.

Ia berharap doktrin karya-kekaryaan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus dan kader dalam merancang serta menjalankan program kerja. Ia juga mendorong kader yang bertugas di lembaga eksekutif maupun legislatif untuk mengoptimalkan perannya agar program pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kesuksesan program pemerintah juga menjadi kesuksesan bagaimana program Partai Golkar. Karena itu, kader harus bekerja maksimal dan memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutur Adhi.