Sabtu, 24 October 2026 23:11 UTC

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menghadiri puncak Festival Pemuda 2026 di Taman Bahari Mojopahit (TBM), Sabtu, 24 Oktober 2026. Foto: Wanto/Jatimnet
JATIMNET.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat dukungan terhadap pengembangan potensi generasi muda melalui Festival Pemuda 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 17–28 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi anak muda untuk mengasah kreativitas, menunjukkan prestasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, menghadiri puncak Festival Pemuda 2026 di Taman Bahari Mojopahit (TBM), Sabtu malam, 24 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, ia memimpin pembacaan ikrar Sumpah Pemuda sekaligus menyerahkan secara simbolis beasiswa Program Beasiswa Pendidikan Kota Mojokerto (Pro Bestari) 2026 dan penghargaan kepada para pemenang lomba.
Ning Ita menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menyediakan fasilitas yang dapat membantu generasi muda mengembangkan kemampuan dan menghasilkan karya positif. Menurutnya, dukungan tersebut penting agar anak muda memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan potensi yang mereka miliki.
“Ruang bagi para pemuda untuk bisa menghasilkan kreativitas, kita telah siapkan berbagai sarana dan prasarana,” kata Ning Ita.
BACA: Misteri 70 Jenazah Tanpa Nama
Ia menjelaskan, pengembangan kapasitas generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Pemerintah juga perlu membuka kesempatan yang lebih luas agar anak muda dapat menunjukkan kemampuan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Festival Pemuda 2026 menghadirkan beragam kegiatan yang mengakomodasi minat dan bakat peserta. Agenda tersebut meliputi penanaman pohon dan tanaman produktif, Youth Got Talent, Youth Creative Booth, Festival Barista se-Jawa Timur, kompetisi e-sport, Mojokampus, pemilihan Duta Antinarkoba, hingga Difabis Fashion yang menampilkan kreativitas penyandang disabilitas.
Rangkaian kegiatan itu memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat, menambah pengalaman, serta menghasilkan gagasan dan inovasi. Pemerintah Kota Mojokerto berharap berbagai kegiatan tersebut turut mendorong keterlibatan anak muda dalam pembangunan daerah.
Selain menggelar festival, Pemkot Mojokerto menyediakan lima jenis inkubator untuk mendukung pengembangan kreativitas masyarakat. Salah satunya adalah inkubator multimedia yang berlokasi sekitar 200 meter dari Taman Bahari Mojopahit.
“Menjadi ruang pemerintah hadir, memberikan fasilitasi bagi masyarakat untuk bisa melahirkan kreativitas unggulnya dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto yang maju ke depannya,” terangnya.
300 Mahasiswa Terima Beasiswa Pro Bestari 2026
Dukungan Pemkot Mojokerto terhadap generasi muda juga menyasar sektor pendidikan. Melalui program Pro Bestari 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,08 miliar untuk memberikan beasiswa kepada 300 mahasiswa.
BACA: Kawal Graduasi Kemiskinan, Ning Ita Dampingi UMKM Mojokerto Manfaatkan Bansos Rp5 Juta
Sebanyak 276 mahasiswa menerima bantuan melalui jalur indeks prestasi dari perguruan tinggi negeri. Sementara itu, 24 mahasiswa lainnya memperoleh beasiswa melalui jalur prestasi lomba, yang terdiri atas 22 mahasiswa perguruan tinggi negeri dan dua mahasiswa perguruan tinggi swasta.
Setiap mahasiswa penerima mendapatkan beasiswa sebesar Rp3,6 juta untuk satu semester. Program ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan sekaligus memotivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan prestasi.
Ning Ita berharap beasiswa dan fasilitas pengembangan kreativitas yang disediakan pemerintah dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing.
Ia juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto.
“Marilah kita kuatkan terus sinergi kita untuk mendukung SDM unggul dari Kota Mojokerto. Kita cetak generasi emas dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045 dari Kota Mojokerto, Bumi Majapahit,” pungkasnya.
Melalui Festival Pemuda 2026 dan berbagai program pendukungnya, Pemkot Mojokerto berharap anak muda tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi. Generasi muda juga diharapkan berani berinovasi, menciptakan peluang, dan mengambil peran nyata dalam memajukan daerah serta mendukung pembangunan nasional.
