Senin, 05 October 2026 12:00 UTC

Bupati Madiun Hari Wuryanto saat meninjau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kelurahan Nglames, Senin, 5 Oktober 2026. Foto: Pemkab Madiun.
JATIMNET.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengevaluasi pelaksanaan Sekolah Rakyat setelah program tersebut berjalan selama tiga bulan.
Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus memperbaiki pelaksanaan pembelajaran dan kehidupan peserta didik di asrama.
Evaluasi digelar Dinas Sosial Kabupaten Madiun di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat, Kelurahan Nglames, Senin, 5 Oktober 2026. Pembahasan mencakup proses pembelajaran, pengasuhan, kehidupan asrama, pembagian tugas, hingga koordinasi antarpetugas.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, koordinasi dan komunikasi antarunsur pelaksana perlu diperkuat. Setiap permasalahan yang menyangkut peserta didik juga harus segera ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
“Program kita ini sudah berjalan mulai Agustus, September, dan Oktober. Nah, di bulan Oktober ini kita evaluasi supaya secepat mungkin dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi, sehingga kita bisa memberikan solusi,” ujarnya.
Menurut Hari, evaluasi penting karena Sekolah Rakyat merupakan program baru sekaligus program strategis nasional. Karena itu, pelaksanaannya membutuhkan perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam jangka pendek, Pemkab Madiun akan menginventarisasi persoalan yang muncul, menyelesaikan masalah yang mendesak, serta memperkuat komunikasi harian antarpetugas.
Sementara dalam jangka menengah, evaluasi dilakukan berkala dengan meningkatkan kapasitas wali asuh, wali asrama, dan petugas lainnya.
Pemkab juga akan menyusun laporan perkembangan peserta didik secara berkala sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
“Harapannya, Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk tumbuh, berkembang, dan membangun masa depan,” kata Hari.
Usai evaluasi, Hari didampingi Kepala Dinas Sosial dan sejumlah kepala OPD meninjau ruang sekolah serta kondisi peserta didik di lingkungan Sekolah Rakyat.
