Minggu, 18 October 2026 04:00 UTC

Aparat Polres Mojokerto mengecek pasokan bahan bakar minyak (BBM) di 32 SPBU wilayah kabupaten setempat, Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 17-18 Oktober 2026. Foto: Wanto.
JATIMNET.COM, Mojokerto – Empat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Mojokerto dilaporkan kehabisan Pertalite dan Solar/Biosolar secara bersamaan.
Kondisi ini diketahui setelah Polres Mojokerto memantau 32 SPBU di wilayah hukumnya pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 17 – 18 Oktober 2026.
Keempat SPBU tersebut adalah SPBU 54.613.16 Pacing di Kecamatan Bangsal, SPBU 54.613.26 Balongmojo dan SPBU 54.613.15 Banjaragung di Kecamatan Puri, serta SPBU 54.613.13 Gemekan di Kecamatan Sooko.
Selain itu, tiga SPBU dilaporkan kehabisan Solar/Biosolar, tetapi masih memiliki stok Pertalite. Ketiganya yakni SPBU 54.613.17 Pugeran di Kecamatan Gondang, SPBU 54.613.04 RA Basuni di Kecamatan Sooko, dan SPBU 54.613.22 Pekingan di Kecamatan Dlanggu.
Sementara itu, 16 SPBU lainnya masih memiliki stok Pertalite dan Solar/Biosolar. SPBU tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Trowulan, Jatirejo, Bangsal, Ngoro, Mojosari, Mojoanyar, Pungging, dan Dlanggu.
Petugas juga mencatat tiga SPBU yang memang tidak menjual Solar/Biosolar, yakni SPBU 55.613.40 Trawas di Kecamatan Trawas, SPBU 54.613.39 Tegalsari/Jabon di Kecamatan Mojoanyar, serta SPBU 54.613.37 Sampangagung di Kecamatan Kutorejo.
Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi ketersediaan BBM sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami terus melakukan pemantauan secara berkala di SPBU wilayah hukum Polres Mojokerto untuk mengetahui perkembangan situasi dan ketersediaan BBM di lapangan. Kami juga mengantisipasi potensi antrean kendaraan agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat," tegasnya.
Pemantauan dilakukan personel dari 14 Polsek jajaran Polres Mojokerto. Petugas mengecek stok BBM, memantau proses pengisian, serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU terkait rencana kedatangan pasokan berikutnya.
Salah satu SPBU yang masih dalam proses pengisian adalah SPBU 54.613.36 Jampirogo di Kecamatan Sooko. SPBU tersebut dilaporkan sedang menunggu pengisian Pertalite dan Biosolar sehingga belum melayani konsumen.
Adapun SPBU 54.611.329 Pandan Arum di Kecamatan Pacet dilaporkan tutup karena kehabisan stok. Berdasarkan laporan petugas, pengiriman Pertalite dan Pertamax masing-masing sebanyak 8.000 liter direncanakan untuk SPBU tersebut. SPBU 55.613.45 Gapuk, yang juga berada di Kecamatan Pacet, turut dilaporkan tutup akibat kehabisan BBM.
Meski stok di sejumlah lokasi kosong, hasil pemantauan pada pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB menunjukkan tidak ada antrean kendaraan yang mengganggu arus lalu lintas di 32 SPBU tersebut.
Polres Mojokerto akan melanjutkan pemantauan secara berkala, terutama di SPBU yang mengalami kekosongan stok. Polisi juga menyiapkan pengaturan lalu lintas apabila muncul antrean kendaraan yang berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.
Hingga Minggu dini hari, situasi keamanan di SPBU wilayah Kabupaten Mojokerto dilaporkan tetap kondusif. Namun, ketersediaan BBM di sejumlah SPBU masih memerlukan tindak lanjut terkait pasokan.
