Rabu, 16 September 2026 10:30 UTC

Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengirimkan karangan bunga duka atas meninggalnya Deni Ridzal Saputra, warga Desa Mekikis, Purwoasri, salah satu korban KMP Virgo yang tenggela. Foto: Pemkab Kediri.
JATIMNET.COM, Kediri – Jenazah Deni Ridzal Saputra, 29 tahun, warga Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, salah satu korban insiden KMP Virgo Transport 8, akhirnya tiba di rumah duka, Rabu, 16 September 2026.
Jenazah Deni dipulangkan dari Surabaya dan tiba di rumah duka di Jalan Nanas, RT 02 RW 03, Dusun Mekikis, Desa Mekikis, sekitar pukul 10.00 WIB. Pemkab Kediri turut melakukan pendampingan sejak proses pemulangan hingga penyerahan jenazah kepada keluarga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri Ariyanto mengatakan, pendampingan dilakukan untuk memastikan proses pemulangan dan penyerahan jenazah kepada keluarga berjalan dengan baik.
“Kita juga melakukan pendampingan dalam penyerahan jenazah kepada keluarga Mas Deni Ridzal,” kata Ariyanto saat ditemui di rumah duka.
Selain pendampingan, BPBD Kabupaten Kediri juga menyerahkan bantuan berupa sembako kepada keluarga korban. BPBD turut berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan pendampingan dan bantuan.
Ariyanto menyampaikan, keluarga Deni akan mendapatkan santunan sekitar Rp50 juta. Selain itu, terdapat tambahan sekitar Rp20 juta untuk anak almarhum.
Sementara, bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur masih dalam proses pengurusan administrasi.
Perhatian terhadap keluarga korban menjadi penting karena Deni meninggalkan seorang anak laki-laki yang masih berusia delapan bulan. Pemkab Kediri memastikan kondisi keluarga, termasuk kebutuhan anak almarhum, menjadi bagian dari pendampingan setelah musibah tersebut.
Deni diketahui berangkat bersama mertuanya, Bambang Sartono atau Bambang Melon. Keduanya pergi untuk mengirimkan paket buah dan sayuran dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Keponakan korban, Dina Puji Lestari, mengatakan keluarga terus mencari informasi mengenai keberadaan Deni dan Bambang setelah mengetahui insiden kapal tersebut.
“Dapat informasi Pak Bambang Selamat tinggal Mas Deni,” ucapnya.
Dalam insiden tersebut, Deni ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah tiba di rumah duka, jenazah kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa setempat sekitar pukul 11.00 WIB.
Di rumah duka, jajaran kepolisian juga hadir menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga. Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan hadir mewakili Kapolres Kediri bersama Kasatlantas dan Kapolsek Purwoasri.
Pendampingan terhadap keluarga korban dilakukan Pemkab Kediri tidak hanya dalam proses pemulangan jenazah. Koordinasi bantuan dan santunan juga dilakukan untuk membantu keluarga menghadapi kondisi setelah kehilangan Deni. (adv/inforial)
Queenta – Kediri
