Logo

UNT Al-Muafa Sampang Jajaki Peluang Beasiswa dan Kerja ke Taiwan

Reporter:,Editor:

Kamis, 08 October 2026 00:00 UTC

UNT Al-Muafa Sampang Jajaki Peluang Beasiswa dan Kerja ke Taiwan

Ketua Yayasan UNT Al-Muafa Sampang Mohammad Iqbal Maksum foto bersama dengan Dirjen Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Surabaya David Lin (tengah), Rabu, 7 Oktober 2026. Foto: Iqbal Maksum for Jatimnet.

JATIMNET.COM, Sampang – Peluang kuliah hingga bekerja di Taiwan mulai dibidik Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa (UNT Al-Muafa) Sampang. Kampus ini menjajaki kerja sama dengan Taipei Economic and Trade Office in Surabaya (TETO).

Penjajakan tersebut mencakup peluang beasiswa bagi mahasiswa dan lulusan, pengembangan kompetensi, hingga akses pekerjaan bagi alumni yang ingin berkarier di Taiwan.

Ketua Yayasan UNT Al-Muafa Sampang, Mohammad Iqbal Maksum mengatakan peluang tersebut terbuka setelah pihaknya menghadiri peringatan HUT Taipei ke-115 di Surabaya, Rabu, 7 Oktober 2026. 

"Alhamdulillah, kami berkesempatan menghadiri kegiatan HUT Taipei ke-115 di Surabaya. Selain menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan silaturahmi, kegiatan ini juga membuka berbagai peluang kolaborasi yang sangat strategis," kata Iqbal, Kamis, 8 Oktober 2026. 

Menurut dia, akses beasiswa menjadi salah satu peluang yang ingin dikembangkan. Mahasiswa maupun lulusan UNT Al-Muafa diharapkan memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke Taiwan.

Selain pendidikan, UNT Al-Muafa juga melihat peluang penempatan tenaga kerja sebagai bagian dari kerja sama tersebut. Alumni yang memiliki kompetensi dapat diarahkan untuk mendapatkan pengalaman dan peluang kerja di Taiwan.

"Tidak hanya peluang beasiswa untuk melanjutkan studi di Taiwan, tetapi juga peluang tenaga kerja dan lapangan pekerjaan bagi alumni. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka pengalaman internasional bagi lulusan kami," ujarnya.

Iqbal mengatakan kerja sama dengan pihak Taiwan tidak akan dibatasi pada beasiswa dan ketenagakerjaan. Peningkatan kompetensi serta pengembangan sumber daya manusia juga menjadi bagian yang ingin dikembangkan.

"Bagi kami, ini merupakan sebuah langkah maju. Melalui UNT Al-Muafa Sampang, kami ingin terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM, tidak hanya di Kabupaten Sampang, tetapi juga di Madura dan Jawa Timur secara lebih luas," katanya.

Ia berharap penjajakan dengan TETO dapat berlanjut menjadi program konkret. Terutama yang bisa membuka akses generasi muda Madura terhadap pendidikan, kompetensi, dan pengalaman internasional.

"Kami berharap ke depan terbangun kolaborasi yang semakin konkret dengan pihak Taiwan melalui TETO, baik dalam bidang pendidikan, beasiswa, pengembangan kompetensi, maupun peluang kerja bagi lulusan," tuturnya.

Menurut Iqbal, kerja sama tersebut menjadi peluang bagi generasi muda Sampang untuk memperluas pilihan pendidikan dan karier ke tingkat internasional.

"Ini merupakan peluang yang sangat baik untuk membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Madura, khususnya dari Kabupaten Sampang, agar dapat melanjutkan pendidikan, meningkatkan kompetensi, sekaligus mendapatkan kesempatan kerja dan pengalaman internasional di Taiwan," ujarnya.