Kamis, 22 October 2026 04:51 UTC

Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Toko Emas Murni yang berada di Jalan Sultan Agung, Kaliwates, Jember pada Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: Fauzan Arif Satrio/Jatimnet.com
JATIMNET.COM, Jember – Toko Emas Murni di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, diduga menjadi sasaran perampokan pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026. Dua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut melarikan diri dan kini dalam pengejaran polisi.
Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB itu juga menyebabkan dua perempuan yang merupakan ibu dan anak mengalami luka akibat penyerangan menggunakan senjata tajam. Keduanya, Lili Liong (sekitar 70 tahun) dan Ayong (sekitar 48 tahun), menjalani perawatan di RSD dr. Soebandi Jember.
Sejumlah saksi menyebutkan, situasi di toko mendadak gaduh setelah dua orang datang ke lokasi. Salah seorang di antaranya diduga membawa senjata tajam dan masuk ke dalam toko, sementara seorang lainnya berada di bagian depan.
Keributan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Rudi Sutedjo, salah seorang warga, mengaku mendatangi toko setelah mendengar suara benda terbanting dan melihat sebuah mobil keluar dari lokasi.
“Saya kira ada apa, kok tiba-tiba ada mobil keluar dan terdengar suara benda terbanting. Saya langsung ke lokasi. Ternyata ada dua orang yang dibacok. Satu di depan pintu, satunya lagi di dalam toko,” ungkap Rudi.
Saat tiba di lokasi, Rudi melihat dua korban mengalami luka hingga mengeluarkan darah. Warga kemudian mengetahui bahwa keduanya merupakan ibu dan anak yang berada di toko tersebut.
Sementara itu, sejumlah pegawai toko berusaha menyelamatkan diri setelah mengetahui adanya ancaman. Salah seorang pegawai, Siti Kholifah (51), mengaku sempat melihat senjata tajam yang dibawa salah seorang terduga pelaku.
Menurut Siti, kedua orang yang diduga terlibat mengenakan masker hitam dan jaket bertudung. Ia kemudian melarikan diri bersama rekannya karena khawatir keselamatannya terancam.
Setelah kejadian, dua orang yang diduga terlibat meninggalkan lokasi. Sucahyo, seorang pengemudi ojek daring yang berada di sekitar jalur pelarian, menyebut kendaraan yang diduga digunakan keduanya melaju ke arah timur.
Namun, informasi tersebut belum menjadi konfirmasi resmi mengenai kendaraan, identitas, maupun keberadaan kedua terduga pelaku.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Ipda Andry Yunni Prasetiyo mengatakan polisi masih memburu kedua orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.
“Terkait kasus itu, sedang dilakukan pengejaran terhadap terduga pelaku, kami bersama anggota. Masih mengejar pelaku dan terkait perkembangan kasus akan kami kabari lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, polisi belum memberikan keterangan terperinci mengenai barang yang diduga dibawa dari toko maupun motif di balik penyerangan. Dugaan perampokan tersebut masih dalam penyelidikan, termasuk melalui pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Toko Emas Murni sebelumnya juga pernah mengalami perampokan pada November 2022. Dalam kasus tersebut, perhiasan emas sekitar dua kilogram dan uang tunai Rp19 juta dilaporkan hilang. Namun, belum ada informasi resmi yang menghubungkan kejadian pada 2022 dengan peristiwa Kamis pagi ini.
Penyerangan di Toko Emas Murni juga menyebabkan dua perempuan yang merupakan ibu dan anak terluka. Sejumlah pegawai yang berada di lokasi mengaku berusaha menyelamatkan diri setelah melihat adanya senjata tajam.
