Logo

Tertimpa Reruntuhan Bangunan, Pekerja Proyek SDN Komis I Sampang Meninggal Dunia

Reporter:,Editor:

Kamis, 22 October 2026 09:52 UTC

Tertimpa Reruntuhan Bangunan, Pekerja Proyek SDN Komis I Sampang Meninggal Dunia

Proyek rehabilitasi SDN Komis I, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang sedang dikerjakan, Kamis 22 Oktober 2026. Foto: Zainal Abidin/Jatimnet.com

JATIMNET.COM, Sampang – Seorang pekerja proyek rehabilitasi ruang kelas SDN Komis I, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja saat pembongkaran bangunan sekolah.

Insiden kecelakaan kerja tersebut terjadi pada hari Rabu, 21 Oktober 2026. Sempat mendapat perawatan, korban akhirnya menghembuskan nafas sehari setelahnya.

Korban berinisial F, warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, sempat menjalani perawatan di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. Namun, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban bersama empat pekerja lainnya membongkar bangunan sekolah. Saat pekerjaan berlangsung, bagian kerangka bangunan di atas tiba-tiba runtuh dan menimpa korban.

Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan dan membawanya ke puskesmas setempat sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Waktu kejadian ada sekitar empat orang yang bekerja di proyek itu. Korban ditolong oleh teman-temannya dan langsung dibawa ke puskesmas setempat," ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Humas RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar, membenarkan bahwa rumah sakit menerima pasien berinisial F pada Rabu, 21 Oktober 2026. Pasien tersebut merupakan warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, yang mengalami cedera kepala akibat kecelakaan.

"Pasien tersebut rujukan dari Puskesmas Kedungdung. Sesuai anamnesis yang diterima, korban jatuh saat memperbaiki atap rumah," terang Amin Jakfar saat dikonfirmasi.

Amin menyebutkan, korban meninggal dunia sekitar pukul 13.45 WIB pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Sementara itu, Kapolsek Kedungdung, Iptu Syafriwanto, membenarkan pihaknya menerima laporan mengenai pekerja proyek yang mengalami kecelakaan kerja. Namun, ia mengatakan kepolisian belum memperoleh informasi resmi mengenai kabar meninggalnya korban.

"Untuk sementara, laporan yang kami terima memang benar ada pekerja atau tukang yang mengalami kecelakaan kerja. Kalau informasi pasien sudah meninggal dunia, masih mau dicek," katanya.