Kamis, 22 October 2026 05:37 UTC

Kebakaran yang terjadi di Kampus Untag Surabaya, Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: Command Center
JATIMNET.COM, Surabaya – Ruang server di lantai dua Gedung Graha Wiyata Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya, Jalan Semolowaru Nomor 45, Kecamatan Sukolilo, terbakar pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 09.46 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi dan segera melakukan penanganan setibanya di kampus tersebut.
"Unit Tempur Pos Sukolilo tiba di TKK langsung melakukan pemadaman," jelas M. Rokhim saat dikonfirmasi.
BACA: Rumah dan Mobil Terbakar di Pradah Permai Surabaya, Api Padam 15 Menit
Petugas tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pada pukul 09.49 WIB. Mereka berhasil memadamkan api pokok pada pukul 09.58 WIB, sekitar sembilan menit setelah tiba di lokasi.
Setelah api utama padam, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Penanganan kebakaran ruang server UNTAG Surabaya itu dinyatakan selesai dan lokasi kondusif pada pukul 10.16 WIB.
"Pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pada pukul 10.16 WIB," ujar Rokhim.
Berdasarkan data sementara DPKP Surabaya, kebakaran berdampak pada ruang server seluas sekitar 3 x 4 meter di lantai dua Gedung Graha Wiyata. Hingga proses penanganan berakhir, petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Titik api bersumber dari ruang server Gedung Graha Wiyata Kampus UNTAG Surabaya, Jalan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Kamis, 22 Oktober 2026. Foto: Command Centre
Rokhim mengatakan polisi bersama tim identifikasi atau Inafis masih menyelidiki penyebab kebakaran. Laporan awal menyebutkan api diduga berasal dari server internet, tetapi penyebab teknis munculnya api belum diketahui secara pasti.
"Polisi dan tim inafis masih menyelidiki penyebab kebakaran," ungkapnya.
Untuk menangani kejadian tersebut, DPKP Surabaya mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dan tiga unit kendaraan penyelamat atau rescue. Armada itu berasal dari sejumlah pos dan rayon pemadam kebakaran di wilayah Surabaya.
"Armada tersebut berasal dari sejumlah pos dan rayon pemadam kebakaran di wilayah Surabaya," jelas Rokhim.
BACA: Diduga Korsleting Listrik, Gudang Laboratorium Surabaya Terbakar
Enam unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan terdiri atas dua unit dari Pos Sukolilo, satu unit dari Pos Kalirungkut, dua unit dari Rayon 3 Rungkut, dan satu unit dari Pos Keputih. Sementara itu, tiga unit kendaraan rescue turut mendukung penanganan di lokasi.
Pengerahan armada dari beberapa pos tersebut membantu petugas memadamkan api dan memastikan keamanan area gedung kampus. Setelah api padam, petugas melakukan pembasahan hingga situasi dinyatakan kondusif.
Hingga penanganan berakhir, belum ada informasi lebih lanjut mengenai tingkat kerusakan perangkat di ruang server maupun dampak kebakaran terhadap jaringan internet dan aktivitas perkuliahan di Kampus UNTAG Surabaya. Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
