Logo

Menangis di Balkon Lantai Dua, Bayi Ditemukan Warga di Surabaya

Reporter:,Editor:

Rabu, 21 October 2026 04:00 UTC

Menangis di Balkon Lantai Dua, Bayi Ditemukan Warga di Surabaya

Petugas BPBD Surabaya mengevakuasi bayi laki-laki yang ditemukan di atas balkon rumah warga, Rabu, 21 Oktober 2026. Foto: Command Center.

JATIMNET.COM, Surabaya – Seorang bayi laki-laki ditemukan menangis tanpa mengenakan pakaian di balkon lantai dua sebuah rumah di Jalan Ploso Timur, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Rabu dini hari, 21 Oktober 2026.

Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan hidup dan langsung mendapat penanganan. Seorang perempuan berinisial NDW, 25 tahun, warga Kelurahan Ploso yang kali pertama menemukannya. Saat itu, tubuh bayi terbungkus sarung dan kain, tetapi tidak mengenakan pakaian.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, laporan penemuan bayi diterima melalui Command Center pada pukul 03.08 WIB. Petugas dari Posko Kedung Cowek dan Posko Pusat kemudian dikerahkan ke lokasi.

“Petugas Posko Kedung Cowek dan Posko Pusat menindaklanjuti adanya laporan penemuan bayi di Jalan Ploso Timur, Kecamatan Tambaksari,” kata Linda.

Berdasarkan pemeriksaan awal Tim Gerak Cepat (TGC) Kedung Cowek, kondisi bayi dinyatakan sehat dan baik. Petugas kemudian mengevakuasi bayi menggunakan ambulans menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Proses evakuasi turut didampingi petugas Srikandi dari Posko Pusat.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki penemuan bayi tersebut. Petugas meminta keterangan dari pihak rumah dan menelusuri kronologi kejadian untuk mengetahui bagaimana bayi itu bisa berada di balkon lantai dua.

Kapolsek Tambaksari Kompol Didik Tri Wahyudi membenarkan bahwa kasus tersebut masih ditangani kepolisian. Ia memastikan bayi ditemukan dalam keadaan selamat. “Lagi ditangani dan alhamdulillah bayi masih selamat. Maaf, masih pendalaman,” kata Didik.

Polisi juga menyelidiki identitas orang tua bayi dan pihak yang diduga meletakkannya di lokasi tersebut. “Saat ini kami masih menyelidiki orang tua yang tega membuang bayi tersebut,” pungkas Didik.