Minggu, 18 October 2026 14:27 UTC

Salah satu stan Kokola di PRJ 2026 dipadati konsumen muda, Minggu, 18 Oktober 2026. Foto: Khaesar/Jatimnet
JATIMNET.COM, Surabaya – Biskuit Kokola memanfaatkan Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) Surabaya 2026 untuk memperkenalkan produk Kukis Black sekaligus memperluas pengenalan merek kepada konsumen di pasar domestik, terutama kalangan generasi Z.
Perusahaan makanan ringan tersebut mengikuti pameran yang berlangsung pada 8–18 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, Kokola berupaya mendekatkan produknya kepada masyarakat Surabaya dan sekitarnya melalui promosi langsung serta aktivitas interaktif.
Manager Public Relations Kokola Group, Andi Fian Octavia, mengatakan partisipasi dalam PRJ Surabaya menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Sekarang saatnya kami lebih memperluas pengenalan merek Kokola kepada masyarakat, khususnya di Surabaya. PRJ menjadi salah satu ajang yang tepat untuk melakukan promosi sekaligus memperkenalkan produk terbaru kami,” ujar Fian, Minggu, 18 Oktober 2026.
Menurut Fian, Kokola telah memasarkan produknya di pasar nasional dan internasional. Distribusi perusahaan tersebut disebut telah menjangkau 55 negara di lima benua. Meski demikian, Kokola tetap berupaya memperkuat pengenalan merek di dalam negeri.
Dalam pameran kali ini, Kokola mengandalkan Kukis Black untuk menarik perhatian konsumen muda. Perusahaan merancang pendekatan promosi yang memadukan pengenalan produk dengan hiburan dan kegiatan yang melibatkan pengunjung secara langsung.
Fian menilai karakter pengunjung PRJ Surabaya membuka peluang bagi Kokola untuk mengenali preferensi konsumen sekaligus membangun kedekatan dengan generasi muda. Karena itu, perusahaan tidak hanya mengandalkan penjualan, tetapi juga pengalaman yang diperoleh pengunjung selama mengikuti kegiatan di stan Kokola.
“Karakter pengunjung PRJ Surabaya menjadi peluang untuk mendekatkan produk kepada konsumen muda. Karena itu, kami menghadirkan aktivitas yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung selama pameran,” katanya.
Untuk mendukung strategi tersebut, Kokola menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari permainan interaktif, paket pembelian yang dilengkapi suvenir, hingga undian berhadiah. Perusahaan juga melibatkan aktor sekaligus komedian Dono Pradana untuk meningkatkan interaksi dengan pengunjung.
Fian menjelaskan, penggunaan figur publik dan influencer menjadi salah satu cara perusahaan memperluas jangkauan komunikasi merek. Pendekatan ini dinilai relevan untuk menjangkau konsumen muda yang dekat dengan hiburan dan media sosial.
Selain memanfaatkan PRJ sebagai sarana promosi, Fian berharap pameran tersebut terus berkembang menjadi agenda berskala besar yang menggabungkan aktivitas perdagangan, hiburan, dan interaksi masyarakat.
Ia menilai perluasan area pameran, penyelenggaraan festival musik dengan menghadirkan musisi ternama, serta peningkatan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memperkuat daya tarik PRJ Surabaya.
“Harapannya, PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas, menghadirkan musisi ternama, serta semakin banyak melibatkan UMKM,” tuturnya.
Fian berharap pengembangan pameran tersebut turut membuka peluang lebih besar bagi dunia usaha, khususnya pelaku usaha lokal yang membutuhkan ruang untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen baru.
Partisipasi Kokola dalam PRJ Surabaya 2026 menjadi salah satu upaya perusahaan memanfaatkan pameran daerah untuk memperluas pasar. Melalui pengenalan Kukis Black dan kegiatan yang menyasar generasi Z, Kokola berupaya meningkatkan kedekatan merek dengan konsumen di tengah persaingan industri makanan ringan.
