Logo

Kecelakaan Motor dan Truk di Sooko Mojokerto, Dua Orang Meninggal Dunia

Polisi imbau masyarakat berhati-hati berkendara di jalan
Reporter:,Editor:

Kamis, 22 October 2026 08:29 UTC

Kecelakaan Motor dan Truk di Sooko Mojokerto, Dua Orang Meninggal Dunia

PMI dan relawan mengevakuasi korban ke RS Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto Kamis, 22 Oktober 2026. Foto :Wanto

JATIMNET.COM, Mojokerto – Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sebuah truk terjadi di Jalan Raya Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis pagi, 22 Oktober 2026. Insiden sekitar pukul 05.30 WIB tersebut mengakibatkan pengendara motor dan penumpangnya meninggal dunia.

Pengendara motor bernomor polisi S 5234 NAA itu diketahui bernama Dikky Putra Utama, 30. Sementara itu, penumpangnya, Endah Mustika, 29, sempat mengalami luka berat dan menjalani perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan informasi awal kepolisian, Dikky mengendarai motor dengan membonceng Endah dari arah timur menuju barat. Pada saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat ke timur.

Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga oleng hingga menabrak median jalan. Benturan itu membuat kedua korban terlempar ke jalur berlawanan ketika truk melintas.

Jarak antarkendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Setelah kejadian, truk yang terlibat dilaporkan meninggalkan lokasi. Polisi masih menyelidiki identitas kendaraan tersebut beserta pengemudinya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda M. Jeepsal Putra, mengatakan petugas telah melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP).

“Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan tindakan pertama di TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta mengurus visum korban,” ujarnya.

Seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas), Alfin, 29, mengaku mendatangi lokasi setelah mengetahui kecelakaan tersebut. Saat tiba di tempat kejadian, ia melihat kedua korban tergeletak di jalan.

“Ketika saya datang ke sini, tiba-tiba korban sudah tergeletak. Salah satunya sudah meninggal dunia, sedangkan yang satunya dibawa ke rumah sakit,” kata Alfin.

Tim relawan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) kemudian mengevakuasi Dikky ke RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, setelah ia dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, Endah yang mengalami luka berat sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Ia dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 11.10 WIB.

Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga menelusuri identitas truk dan pengemudinya yang dilaporkan meninggalkan lokasi kejadian.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, menjaga konsentrasi, mengatur kecepatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan raya, terutama pada pagi hari.