Kamis, 22 October 2026 08:54 UTC

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyerahkan bantuan 84 tangki air bersih untuk warga Desa Duyung, Rabu, 21 Oktober 2026. Foto: Wanto/Jatimnet.com
JATIMNET.COM, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyalurkan 84 tangki air bersih untuk membantu warga Desa Duyung, Kecamatan Trawas, yang menghadapi dampak musim kemarau. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada Rabu, 21 Oktober 2026 di Kantor Pemerintahan Desa Duyung.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menginisiasi penyaluran bantuan tersebut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto. Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sehari-hari.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu mengatakan, bantuan air bersih merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
"Bantuan yang diberikan adalah 84 tangki air bersih untuk masyarakat Desa Duyung. Semoga ini bermanfaat," kata Gus Barra.
Menurut Gus Barra, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan serupa bagi dua desa lain yang rawan mengalami kekeringan. Kedua desa tersebut adalah Kunjorowesi dan Manduro Manggunggajah di Kecamatan Ngoro.
"Bantuan air bersih di musim kemarau ini untuk tiga desa, antara lain Desa Duyung, Desa Kunjorowesi, dan Desa Manduro Manggunggajah," ungkapnya.
Penyaluran bantuan ke tiga desa tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Mojokerto untuk mengantisipasi dampak musim kemarau. Pemerintah daerah berupaya menjaga ketersediaan air bersih agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Selain menyalurkan air bersih, Gus Barra juga menyerahkan bantuan permakanan kepada warga Desa Duyung. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukan dukungan.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Trawas, relawan sosial Kabupaten Mojokerto, serta Kepala Desa Duyung beserta perangkat desa.
Melalui bantuan tersebut, Pemkab Mojokerto berupaya memastikan warga di wilayah rawan kekeringan tetap mendapatkan akses air bersih selama musim kemarau. Pemerintah daerah juga menyiapkan penyaluran bantuan serupa untuk masyarakat di Desa Kunjorowesi dan Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro.
