Logo

Guru Hamil 8 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Mojokerto, Motor Tabrak Belakang Elf

Reporter:,Editor:

Selasa, 20 October 2026 13:12 UTC

Guru Hamil 8 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Mojokerto, Motor Tabrak Belakang Elf

Ilustrasi kecelakaan kendaraan bermotor. Flaticon

JATIMNET.COM, Mojokerto – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Selasa pagi, 20 Oktober 2026. Seorang guru bernama Ria Hinastin, 43, meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya menabrak bagian belakang kendaraan Isuzu Elf di simpang tiga Perjuangan.

Ria merupakan warga Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Saat kejadian sekitar pukul 07.05 WIB, korban mengendarai Honda Beat bernomor polisi S 3445 VA dari arah utara menuju selatan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda M. Jeepsal Putra Pratama, menjelaskan kecelakaan itu melibatkan sepeda motor korban dan Isuzu Elf bernomor polisi M 7285 A yang dikemudikan Frans Safi'ie, 43, warga Kabupaten Sumenep.

Menurut keterangan awal kepolisian, Isuzu Elf yang melaju di depan sepeda motor berhenti saat tiba di simpang tiga Perjuangan. Kendaraan tersebut berhenti karena ada kendaraan lain yang hendak menyeberang jalan.

Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Ria menabrak bagian belakang Isuzu Elf. Benturan itu menyebabkan korban mengalami luka serius.

"Diduga karena kurang hati-hatinya atau kelalaiannya pengendara BeAT (Ria), saat melaju kurang memperhatikan lalu lintas di depannya," jelas Ipda M. Jeepsal Putra Pratama, saat dikonfirmasi Selasa, 20 Oktober 2026.

Petugas mengevakuasi Ria ke RS Dian Husada, Kecamatan Sooko. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun dari pemberitaan media menyebutkan, Ria tengah mengandung delapan bulan saat kecelakaan terjadi. Janin yang dikandungnya juga dilaporkan meninggal dunia.

 

Polisi Selidiki Kecelakaan Maut di Sooko Mojokerto

Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto telah menangani lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, serta mencari dan memeriksa saksi-saksi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami kronologi dan memastikan penyebab kecelakaan.

Dugaan awal mengarah pada kurangnya kehati-hatian pengendara sepeda motor dalam memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya. Namun, kepolisian masih perlu mendalami kejadian tersebut sebelum memastikan penyebab kecelakaan.

Insiden ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar menjaga jarak aman, berkonsentrasi saat berkendara, dan mengantisipasi kendaraan yang berhenti mendadak. Pengendara juga perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi persimpangan yang memiliki arus lalu lintas dari berbagai arah.