Sabtu, 17 October 2026 02:00 UTC

– Ketua Baladhika Karya Jawa Timur Sumardi. Foto: Dok Pribadi.
JATIMNET.COM, Surabaya – Ketua Baladhika Karya Jawa Timur, Sumardi, menyatakan dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ia menyoroti sejumlah kebijakan, mulai dari ketahanan pangan dan energi hingga program sosial dan penegakan hukum.
Sumardi menilai, kebijakan tersebut perlu dijalankan secara konsisten agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat. Apresiasi terhadap pemerintah, menurutnya, juga harus disertai evaluasi terhadap pelaksanaan program.
“Kami mengapresiasi berbagai langkah dan kebijakan strategis yang telah dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun terakhir,” jelasnya, Sabtu, 17 Oktober 2026.
“Sejumlah program menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” lanjut Sumardi.
Di sektor pangan, ia menyoroti peningkatan produksi beras dan jagung serta penguatan cadangan pangan nasional.
Sumardi menilai, upaya memperkuat produksi dalam negeri penting untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar negeri. Namun, kebijakan tersebut juga harus memperhatikan kesejahteraan petani.
“Penguatan ketahanan pangan merupakan langkah strategis bagi Indonesia. Upaya meningkatkan produksi dalam negeri dan menjaga ketersediaan cadangan pangan patut diapresiasi karena menjadi fondasi penting bagi kemandirian bangsa. Ke depan, capaian ini perlu dipertahankan dengan tetap memperhatikan kesejahteraan petani,” terangnya.
Sumardi juga menyoroti pengembangan biodiesel berbasis kelapa sawit, termasuk program B50. Menurutnya, pemanfaatan sumber daya domestik berpotensi mengurangi ketergantungan impor solar. Meski demikian, pelaksanaannya perlu mempertimbangkan kesiapan industri dan keberlanjutan.
Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, dan digitalisasi pendidikan dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar.
Ia berharap pelaksanaan program-program tersebut terus diperbaiki agar tepat sasaran dan berkualitas.
“Program yang menyentuh kebutuhan masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional. MBG, pemeriksaan kesehatan gratis, dan digitalisasi pendidikan patut diapresiasi karena menunjukkan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pelaksanaannya tentu harus terus diperkuat agar semakin tepat sasaran dan berkualitas,” ujarnya.
Pada sektor ekonomi dan tata kelola pemerintahan, Sumardi menyinggung efisiensi anggaran, penyederhanaan regulasi, pembentukan Danantara, serta penertiban perkebunan sawit ilegal.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat memperbaiki pengelolaan sumber daya negara dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.
Sumardi juga mengapresiasi upaya pemberantasan korupsi, penyelamatan aset negara, dan penertiban kawasan hutan bermasalah. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan konsisten, transparan, dan akuntabel untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Upaya memperkuat penegakan hukum dan menjaga aset negara merupakan bagian penting dari pembangunan. Kami berharap langkah tersebut terus berlanjut secara konsisten, transparan, dan akuntabel sehingga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” tuturnya.
Sebagai kader Partai Golkar, Sumardi menyatakan akan mendukung program pemerintahan Prabowo-Gibran. Baladhika Karya Jawa Timur berafiliasi dengan SOKSI, salah satu organisasi pendiri Partai Golkar.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi di media sosial yang belum terverifikasi.
Di internal organisasi, Sumardi mendorong konsolidasi dan penyerapan aspirasi masyarakat agar Baladhika Karya dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Selain itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan program perumahan rakyat, termasuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), untuk memperbaiki rumah tidak layak huni.
Program tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat di tengah tantangan ekonomi.
