Logo

Bakar Daun Bambu Berujung Maut, Lansia di Probolinggo Tewas Terpanggang

Hendak bersihkan lahan dengan membakar daun
Reporter:,Editor:

Selasa, 20 October 2026 10:47 UTC

Bakar Daun Bambu Berujung Maut, Lansia di Probolinggo Tewas Terpanggang

Matasan, lansia asal Dusun Waturiti, Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, ditemukan meninggal dunia karena terbakar, usai membersihkan lahan dengan membakar daun bambu. Foto: Zulafif/Jatimnet.com

JATIMNET.COM, Probolinggo – Seorang pria lanjut usia bernama Matasan, 70, meninggal dunia setelah terbakar saat membersihkan lahan miliknya di Dusun Waturiti, Desa Lumbang, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Selasa, 20 Oktober 2026. Korban diduga terjebak api yang membesar ketika membakar dedaunan bambu kering.

Kepala Desa Lumbang, Tiyarsi, mengatakan Matasan yang sehari-hari menjabat sebagai ketua RT mulai membersihkan lahannya sejak pagi. Korban memotong bambu sebelum membakar dedaunan kering yang berserakan di area tersebut pada siang hari.

Api diduga membesar dan merembet hingga ke kebun milik warga lain. Korban diperkirakan berusaha memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya, tetapi justru terjebak di tengah kebakaran.

"Korban ini memang memiliki riwayat sakit sesak, saat ditemukan kondisinya sudah meninggal," ungkap Tiyarsi.

Kebakaran tersebut menyebabkan Matasan mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Saat petugas kesehatan dari puskesmas tiba untuk memeriksa korban, api sudah berhasil dipadamkan. Namun, petugas tidak dapat menyelamatkan nyawa korban dan menyatakan Matasan meninggal dunia.

Warga kemudian membawa jenazah korban ke rumah duka. Keluarga pun berduka setelah Matasan meninggal dalam insiden kebakaran saat membersihkan lahannya sendiri.

 

Polisi Olah TKP Kebakaran Lahan di Probolinggo

Setelah menerima laporan kejadian, tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, yakni telepon seluler, korek api, gergaji, dan celurit. Petugas mengamankan barang-barang tersebut untuk mendukung penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian Matasan sekaligus mengungkap rangkaian kejadian yang memicu kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati ketika membersihkan lahan dengan membakar daun atau sisa tanaman kering. Api dapat membesar dan merembet ke area lain, terutama saat vegetasi dalam kondisi kering.

Masyarakat diimbau menghindari pembakaran terbuka yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun lingkungan. Warga dapat memilih metode pembersihan lahan yang lebih aman untuk mencegah kejadian serupa.