Logo

Anggaran Pemkot Kediri Tertekan, Alumni Unair Diajak Genjot PAD

Reporter:,Editor:

Sabtu, 10 October 2026 06:00 UTC

Anggaran Pemkot Kediri Tertekan, Alumni Unair Diajak Genjot PAD

Sulistyo Budi menandatangani Surat Keputusan (SK) Pengurus atau Berita Acara Pelantikan IKA UNAIR Kediri, Sabtu,10 Oktober 2026. Foto: Queen

JATIMNET.COM, Kediri — Pemotongan transfer pemerintah pusat sebesar Rp170 miliar menekan anggaran Kota Kediri.  Di tengah keterbatasan fiskal tersebut, inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menjaga kualitas pelayanan publik menjadi tantangan yang perlu dijawab pemerintah daerah bersama berbagai elemen masyarakat.

Persoalan itu dibahas dalam kuliah umum bertajuk “APBD Terpangkas, Inovasi Tak Boleh Pangkas: Strategi Kreatif Pemerintah Daerah Meningkatkan PAD dan Pelayanan Publik Daerah” di Ruang Jayabaya, Balai Kota Kediri, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Kuliah umum yang disampaikan Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, Drs., M.Com., tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (Unair) Kediri Raya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Kediri Ronny Yusianto yang hadir mewakili wali kota, mengatakan pemangkasan anggaran harus diimbangi dengan gagasan dan kontribusi nyata.

Dia berharap alumni Unair dapat ikut merumuskan solusi untuk menjawab tantangan pembangunan daerah. “Yang terpangkas memang angkanya, tapi inovasi jangan. Jadi setidaknya alumni Unair ini bisa memberikan ide dan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ronny, optimalisasi aset daerah menjadi salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan PAD. Inovasi juga dibutuhkan agar efisiensi anggaran tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Sulistyo Budi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) IKA Unair Kediri Raya masa bakti 2025–2030, menggantikan Soehartono.

Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Fraksi PKS itu menyatakan IKA Unair siap menjadi mitra strategis pemerintah Kabupaten maupun Kota Kediri.

Sulistyo menilai jejaring alumni dari berbagai bidang dapat menjadi modal untuk mendukung pembangunan daerah. Potensi tersebut mencakup sektor kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga bidang strategis lainnya.

“Keluarga besar IKA Unair memiliki potensi luar biasa dari berbagai bidang, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga sektor strategis lainnya. Kolaborasi dan soliditas yang kuat akan menjadi modal utama kita untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan Kediri Raya,” katanya.

Wakil Ketua Pengurus Pusat (PP) IKA Unair Kukuh Pramono Budi turut hadir dalam pelantikan tersebut. Ia mengingatkan para alumni agar tetap berkontribusi kepada masyarakat dan almamater. Sementara itu, Sekretaris Bidang 4 PP IKA Unair Dyah Ayu Sulistyowati membacakan surat keputusan kepengurusan.

IKA Unair Kediri Raya selanjutnya berencana menyusun program kerja kolaboratif dan memperkuat jejaring lintas sektor. Kontribusi alumni diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama ketika pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran.