Sabtu, 17 October 2026 10:15 UTC

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama peserta bergotong royong membersihkan taman dan menanam pohon di Taman Bahari Mojopahit (TBM), Sabtu, 17 Oktober 2026. Foto: Wanto/Jatimnet.com
JATIMNET.COM, Mojokerto – Sekitar 300 pemuda Kota Mojokerto menggelar aksi bersih lingkungan dan penanaman pohon di Taman Bahari Mojopahit, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Kegiatan bertajuk Green Action tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto menginisiasi kegiatan ini bersama Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Mojokerto. Pesertanya meliputi anggota Pramuka, mahasiswa pertanian Universitas Mayjen Sungkono (Unimas), serta finalis Duta Anti Narkoba Kota Mojokerto.
Para peserta membersihkan area taman dan menanam pohon secara bergotong royong. Selain memperbaiki kondisi lingkungan, kegiatan ini mempertemukan berbagai komunitas pemuda untuk memperkuat kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian alam.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengapresiasi partisipasi ratusan pemuda tersebut. Ia mengingatkan bahwa gerakan penghijauan tidak cukup hanya dengan menanam pohon, tetapi juga membutuhkan perawatan secara rutin dan berkelanjutan.
Ning Ita -sapaan karibnya- menjelaskan, Taman Bahari Mojopahit memiliki beragam tanaman, antara lain tabebuya, pepaya, dan singkong. Pemerintah daerah juga berencana meremajakan sejumlah pohon yang sudah tua dengan menggantinya menggunakan tanaman baru.
“Di sini ada pohon tabebuya, pepaya, singkong, dan berbagai tanaman lainnya. Untuk pohon-pohon yang sudah tua dan jumlahnya cukup banyak, nanti akan diupayakan untuk melakukan peremajaan. Pohon yang sudah tua akan dipotong dan diganti dengan tanaman baru,” kata Ning Ita.
Ia turut mengapresiasi anggota Pramuka yang telah membuat jadwal bergiliran untuk menyiram dan merawat tanaman di kawasan taman. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan pemuda tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Ning Ita menilai, dukungan masyarakat, khususnya generasi muda, sangat penting untuk menjaga keberhasilan penghijauan. Perawatan secara konsisten diharapkan membuat tanaman tumbuh dengan baik sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.
Salah satu anggota Pramuka, Nail, mengaku senang bisa terlibat dalam Green Action. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pemuda untuk memberikan kontribusi nyata bagi Kota Mojokerto.
“Saya ingin berkontribusi agar Kota Mojokerto semakin indah, rindang, dan menambah oksigen. Hari ini kami juga menanam pohon dan melakukan kerja bakti,” ungkap Nail.
Peserta lainnya, Gladys, menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Menurutnya, kepedulian tersebut perlu diwujudkan melalui kegiatan bersama maupun kebiasaan menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pemuda harus menjadi orang-orang yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya, dengan menjaga dan melestarikan lingkungan,” katanya.
Melalui Green Action, pemerintah daerah, Pramuka, mahasiswa, dan komunitas pemuda berupaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Aksi ini sekaligus menunjukkan bahwa dukungan terhadap program Indonesia ASRI dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti membersihkan lingkungan, menanam pohon, dan merawat tanaman secara rutin. Keterlibatan aktif generasi muda diharapkan mampu menjaga keberlanjutan upaya mewujudkan Kota Mojokerto yang bersih, hijau, dan nyaman.
