Logo

Tim Gabungan Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Ponpes Mahad An Nur Mojokerto

Reporter:,Editor:

Sabtu, 10 January 2026 05:51 UTC

Tim Gabungan Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Ponpes Mahad An Nur Mojokerto

Lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 yang berlokasi di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Tim gabungan tengah melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dugaan keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri Pondok Pesantren Mahad An Nur di Dusun Jurangrejo, Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 10 Januari 2026.

Insiden tersebut mendorong aparat TNI, Badan Gizi Nasional (BGN), tenaga kesehatan, dan kepolisian bergerak cepat untuk mengungkap penyebab pasti keracunan massal tersebut. Penyelidikan difokuskan pada proses produksi hingga distribusi makanan MBG.

Sebagai langkah awal, tim gabungan mengambil sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Bina Bangsa Semarang 03 yang berlokasi di Dusun Rejeni, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo. Sampel tersebut akan diuji guna memastikan ada tidaknya kandungan berbahaya.

BACA: Dugaan Keracunan MBG di Mojokerto Meluas, 152 Santri Dua Ponpes Terdampak

Komandan Kodim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo, menegaskan bahwa investigasi dilakukan secara profesional dan transparan.

"Kalau memang itu ada unsur kelalaian, kami sesuaikan. Kalau memang ada unsur pidana, harus diproses dengan tegas," tegasnya.

Pihak berwenang memastikan hasil penyelidikan akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya apabila ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis