Tekan Pencemaran Mikroplastik, DLH Gelar Patroli Sepanjang Sungai

Khoirotul Lathifiyah

Rabu, 10 April 2019 - 07:04

JATIMNET.COM, Surabaya – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya terus berupaya mengurangi pencemaran milroplastik yang tersebar di dalam kota. Upaya tersebut dilakukan dengan beberapa alternatif yang meliputi patroli air, sosialisasi ke masyarakat, dan screening sampah plastik di tiap pompa air.

"Kami bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) menggunakan rumah pompa untuk screening sampah plastik. Tujuannya untuk mengurangi penumpukan sampah di sungai Surabaya,” kata Kepala Seksi Pemantauan dan Pengendalian Kualitas Lingkungan Hidup Ulfiani Ekasar saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa 9 April 2019.

Untuk patroli air, pihaknya melakukan dengan menyisir bantaran sungai di Surabaya menggunakan perahu.

Ulfiani mengungkapkan selama ini masih ada sampah plastik dan juga popok yang dibuang di bantaran sungai. Oleh karena itu, ia sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengurangi penggunaan sampah plastik dan tidak membuang ke sungai.

BACA JUGA: Mikroplastik Belum Masuk Baku Mutu Peraturan KLHK

“Kami juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk mengedukasi masyarakat agar menggunakan sampah popok sebagai media tanaman,” katanya.

Ia menjelaskan gel yang ada di dalam popok bisa digunakan sebagai media tanaman atau sebagai pupuk. Dengan edukasi ini, akan mengubah anggapan masyarakat yang harus membuang popok ke sungai atas dasar kesehatan anak.

Pihaknya juga melakukan sosialisasi rutin dengan warga sekitar bantaran sungai di Surabaya. Sosialisasi ini telah berhasil mengurangi sampah plastik dan limbah, karena, warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai berperan menjaga lingkungannya.

Parameter keberhasilan lain adalah Indeks Kualitas Air (IKA) yang membaik dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2015 tercatat 52,13 miligram per liter, sedangkan tahun 2016 meningkat 54,24 miligram per liter, sedangkan tahun 2017 membaik menjadi 57,5 miligram per liter.

BACA JUGA: DLH Jatim Koreksi Hasil Penelitian Ecoton

“Sosialisasi ini penting, agar warga tidak lagi membuang sampah yang berdampak pada kualitas air,” pungkasnya.

Selain itu, Ulfiani juga menjelaskan saat sidak dilakukan sepanjang aliran sungai mulai dari kawasan Pintu Air Rolag hingga Kawasan Jalan Mastrip, DLH juga memantau beberapa home industry atau pabrik yang melanggar aturan membuang limbah di sungai.

Jika kedapatan membuang limbah sembarangan, DLH tidak segan-segan menindak perusahaan tersebut.

“Kalau perusahaan di sepanjang sungai itu kita lebih ketat pengawasannya, karena masuk dalam target pengawasan,” jelasnya.

Baca Juga

loading...