Puncak Mudik di Terminal Purabaya Diperkirakan Berlangsung Malam Ini

Khoirotul Lathifiyah

Sabtu, 1 Juni 2019 - 16:34

JATIMNET.COM, Surabaya – Jumlah penumpang bus di terminal Purabaya Surabaya diperkirakan meningkat drastis pada Sabtu, 1 Juni 2019 malam. Perkiraan ini didasarkan pada masa libur lebaran kaum pekerja yang berlangsung sejak Sabtu, pekan ini.

“Prediksinya nanti malam akan ada kelonjakan," kata Kepala Unit Terminal Purabaya Imam Hidayat di kantornya, Bungurasih, Waru Kabupaten Sidoarjo, Sabtu 1 Juni 2019.

Jika tak ada peningkatan jumlah penumpang pada Sabtu malam, ia melanjutkan, besar kemungkinan penumpang bus di Terminal Purabaya Surabaya tak meningkat, bahkan hingga lebaran.

Menurut dia, jumlah penumpang di terminal pada musim libur lebaran 2019 relatif berkurang dibanding pada 2018. Ini karena banyak program mudik gratis baik oleh pemerintah maupun swasta, hingga dibukanya jalan ton Trans Jawa.

BACA JUGA: Benarkah Harga Tiket Pesawat Melonjak Puluhan Juta?

“Tahun lalu H-5 lebaran pada 2018 penumpang bus mencapai kisaran 62 ribu penumpang, sedangkan 2019 hingga saat ini baru mencapai 40 ribu penumpang saja," kata dia.

Sebagai gambaran, 40 ribu penumpang itu setara dengan penumpang bus di terminal pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

Jumlah program mudik gratis, menurut catatannya, meningkat sekitar 30 persen. “Dulu Maspion, Mangga Dua, dan pelaku usaha lainnya belum ada prorgram gratis, tapi tahun ini banyak,” katanya.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, 20 Ribu Kendaraan Lintasi Pintu Tol Waru

Pengelola terminal menyediakan seribu armada bus untuk memenuhi kebutuhan penumpang mudik dan balik pada lebaran 2019. Menurut Imam, jumlah penumpang mengalami kenaikan sebesar dua persen.

"Kami juga siapkan 225 personel untuk membantu informasi penumpang. Selain itu, fasilitas kami ada posko keamanan, posko kesehatan, smoking area, troli, kursi roda untuk disabilitas, dan tempat baca sudah ada," katanya.

Ia berharap agar penumpang tetap waspada dengan barang bawaan dan menyikapi orang asing. Selain itu ia juga berpesan agar membawa tas atau ransel di depan badan, agar bisa mengawasinya langsung.

"Lalu jangan tanya ke orang sembarangan, tapi tanya saja ke petugas. Misal untuk memastikan kepolisian, seragam Dishub, Pramuka, nah ini kan ada kepleknya, jadi jangan mengikuti yang orang luar," kata dia.

Baca Juga

loading...