PT KAI Madiun Cek Kesiapan Lokomotif

Nd. Nugroho

Senin, 20 Mei 2019 - 20:57

JATIMNET.COM, Madiun – PT Kereta Api Indonesia melakukan perawatan rutin lokomotif bulanan (P1) secara intensif menjelang musim arus mudik dan balik Lebaran 2019. Sebanyak lima dari sembilan mesin penggerak kereta telah diperiksa atau dicek komponennya secara menyeluruh.

Kepala PT KAI Daop 7 Madiun Wisnu Pramudyo mengatakan, pemeriksaan menyeluruh meliputi beberapa bagian lokomotif, seperti bawah rangka, mesin diesel, dan generator. Selain itu kompresor, radiator, kipas radiator, sistem pengereman, rem tangan, dan perangkat elektrik.

BACA JUGA: Cegah Massa ke Jakarta, Polres Madiun Razia Jalan Tol

“Agar nanti saat dioperasikan tidak terjadi gangguan yang tidak diinginkan,” ujar Wisnu, Senin 20 Mei 2019

Menurut dia, empat lokomotif lain milik PT KAI Daop 7 Madiun juga bakal mendapatkan perawatan serupa di depo lokomotif setempat. Pelaksanannya dijadwalkan secara bergantian dan batas akhirnya sebelum dimulainya masa angkutan Lebaran 2019 pada Minggu 26 Mei 2019.

Adapun masa angkutan Lebaran bakal berlangsung selama 22 hari yang berakhir pada Minggu 16 Juni 2019.

BACA JUGA: Penjualan Tiket Arus Balik Mencapai 50 Persen 

Selain P1, lokomotif juga menjalani perawatan tiga bulanan (P3), perawatan enam bulanan (P6), dan perawatan tahunan (P12). Tidak itu saja, setiap dua tahun sekali upaya serupa atau biasa disebut perawatan besar juga dilakukan di Balai Yasa Lokomotif di Yogyakarta. Masing-masing tahap perawatan ini mengacu pada check sheet dari General Electric (GE) Amerika selaku pabrik lokomotif.

“Perawatan lokomotif tidak bisa dilakukan secara bersamaan, harus bergantian,” ujar Wisnu kepada wartawan.

BACA JUGA: KAI Madiun Ingatkan Penerobos Palang Pintu KA Bisa Didenda

Selain perawatan lokomotif, pihak PT KAI Daop 7 Madiun juga melakukan persiapan untuk memberikan pelayanan kepada calon penumpang. Upaya yang dilakukan seperti penjualan tiket yang sudah dibuka pada H-90 keberangkatan. Selain itu, juga dioperasikan beberapa kereta tambahan agar dapat mengakomodasi penumpang yang jumlahnya dipastikan meningkat drastis.

Baca Juga

loading...