Logo

Perketat Pengawasan 19.100 Peserta UTBK SNBT, Unej Antisipasi Kecurangan

Reporter:

Kamis, 26 March 2026 07:30 UTC

Perketat Pengawasan 19.100 Peserta UTBK SNBT, Unej Antisipasi Kecurangan

Rektor Unej, Iwan Taruna (kiri) dan Wakil Rektor sekaligus Ketua Pusat UTBK UNEJ, Slamin saat memimpin rapat koordinasi persiapan SNPMB pada Kamis, 26 Maret 2026. Foto: Humas Unej

JATIMNET.COM, Jember – Universitas Jember (UNEJ) memperketat persiapan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Kampus ini menaruh perhatian khusus pada potensi kecurangan yang dinilai semakin kompleks seiring perkembangan teknologi.

Langkah tersebut diambil setelah pendaftaran SNBT 2026 resmi dibuka sejak 25 Maret 2026. UNEJ yang ditunjuk sebagai salah satu pusat UTBK oleh panitia nasional SNPMB langsung menggelar rapat koordinasi pada Kamis, 26 Maret 2026 di aula lantai 2 gedung rektorat.

Rektor UNEJ, Iwan Taruna, meminta seluruh panitia meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa aspek sistem, sarana prasarana, hingga sumber daya manusia (SDM) harus dipersiapkan secara maksimal demi menjaga integritas pelaksanaan ujian.

“Kegiatan UTBK SNBT memang sudah rutin kita adakan, namun tidak boleh mengendurkan kewaspadaan kita, apalagi potensi kecurangan selalu ada dengan makin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi. Kedua, seluruh anggota panitia harus memahami setiap kebijakan maupun aturan yang diputuskan oleh Panitia Pusat SNPMB,” jelas Iwan Taruna.

BACA: Kecurangan dalam UTBK, Joki hingga Router Proxy dan Kamera di Kawat Gigi

Seperti diketahui, dalam pelaksanaan UTBK SNBT tahun 2025 lalu, Unej berhasil membongkar praktik kecurangan berupa joki berbasis kecanggihan teknologi informasi (IT). Sindikat joki tersebut menggunakan akses ilegal pada komputer peserta ujian. Satu pegawai honorer Unej dipecat akibat diduga kuat terlibat dalam sindikat tersebut.

 

Siapkan 955 Unit Komputer untuk 19.100 Peserta Ujian

Selain penguatan pengawasan, UNEJ juga memastikan kesiapan dari sisi teknis pelaksanaan. Ketua Pusat UTBK UNEJ, Slamin, menyebutkan bahwa kampus telah menyiapkan 955 unit komputer yang tersebar di 31 ruang ujian di 20 lokasi kawasan Tegalboto.

Dengan kapasitas tersebut, UNEJ menargetkan mampu melayani hingga 19.100 peserta UTBK SNBT 2026. Ujian dijadwalkan berlangsung mulai 21 hingga 30 April 2026, dengan dua sesi pelaksanaan setiap harinya.

“Tahun lalu ada 13.403 peserta UTBK SNBT di Pusat UTBK UNEJ, jadi dengan jumlah perangkat komputer dan dukungan sarana prasarana yang ada, kami siap menggelar UTBK SNBT 2026,” tutur pria yang juga guru besar Sistem Informasi Fasilkom Unej ini. 

BACA: Bantu Sindikat Pengakses Ilegal Soal UTBK, Teknisi Pegawai Honorer Unej Dipecat 

UNEJ juga memperkuat kesiapan dari sisi sumber daya manusia. Pada hari yang sama, kampus menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang terlibat dalam pelaksanaan UTBK.

Kegiatan yang berlangsung secara hibrida ini diikuti oleh 75 peserta dari perwakilan fakultas dan unit kerja di lingkungan UNEJ. Bimtek bertujuan menyamakan pemahaman teknis serta mengantisipasi potensi kendala selama ujian berlangsung.

Melalui kombinasi penguatan sistem, peningkatan kapasitas infrastruktur, serta pelatihan SDM, UNEJ optimistis dapat menyelenggarakan UTBK SNBT 2026 secara lancar, aman, dan bebas dari praktik kecurangan.