Rabu, 25 March 2026 08:00 UTC

Gedung kampus Vokasi Unej yang ada di Jubung, Kecamatan Sukorambi. Foto: Adi
JATIMNET.COM, Jember — Universitas Jember (UNEJ) kini memusatkan seluruh kegiatan pendidikan vokasi di Kampus Jubung, yang ada di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Lokasi ini menjadi pusat baru bagi program diploma (D3 dan D4), terpisah dari kampus utama di Tegalboto yang selama ini dikenal sebagai pusat kegiatan akademik UNEJ.
Selama ini, -sejak berdirinya- Unej identik berlokasi di kawasan Tegalboto, Kecamatan Sumbersari yang kemudian turut berperan menumbuhkan kawasan tersebut menjadi pusat ekonomi dan pendidikan di Jember.
Kebijakan pemusatan ini mulai diterapkan sejak 2024. UNEJ secara khusus memfokuskan Kampus Tegalboto untuk jenjang Sarjana dan Pascasarjana, sementara pendidikan vokasi diarahkan ke Jubung guna membentuk ekosistem pembelajaran berbasis praktik yang lebih optimal.
Langkah strategis ini mulai menunjukkan hasil positif. Pada seleksi jalur SNBP 2026, minat calon mahasiswa terhadap program vokasi UNEJ mengalami peningkatan signifikan. Sejumlah program studi bahkan mencatat jumlah peminat yang cukup kompetitif.
BACA: Dosen FIB Unej Budidaya Lele di Kampus Gunakan Panel Surya dan Pemberi Makan Otomatis
Program Studi D3 Administrasi Keuangan menjadi yang paling diminati dengan 94 pendaftar. Disusul D3 Manajemen Perusahaan sebanyak 86 peminat dan D3 Akuntansi dengan 85 peminat. Selain itu, D3 Perpajakan mencatat 79 peminat, sementara D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung diminati oleh 62 calon mahasiswa.
Koordinator Kampus Vokasi Jubung, Satryo Budi Utomo, menegaskan bahwa pemusatan lokasi ini tidak hanya soal pemisahan tempat, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi.
“Kami memberikan fasilitas maksimal bagi mahasiswa. Mulai dari tempat ibadah, sarana olahraga, hingga akses kebutuhan harian seperti UNEJ Mart yang berada di samping area fotokopi, sehingga mahasiswa sangat mudah mengakses kebutuhan kuliah maupun harian mereka,” ujar Satryo, dalam keterangannya, Rabu, 25 Maret 2026.
Koordinator Kampus Vokasi Jubung, Satryo Budi Utomo. Foto: Istimewa/Humas Unej
Ia menambahkan, kampus vokasi di Jubung kini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti musholla, lapangan olahraga, hingga layanan ATM. Lingkungan ini dirancang untuk mendukung aktivitas belajar mahasiswa secara lebih nyaman dan terfokus.
Dari sisi akademik, UNEJ juga menyiapkan sistem pembelajaran yang kuat. Pada tahun akademik 2026, Kampus Vokasi Jubung membuka daya tampung sekitar 720 mahasiswa dari berbagai jalur seleksi. Proses belajar mengajar mengombinasikan peran dosen praktisi (kombes) dengan dosen akademik bergelar doktor dan guru besar.
“Kolaborasi antara dosen kombes yang dominan pada aspek vokasi dengan tim teaching dari kalangan pakar dan doktor membuat target capaian pembelajaran menjadi lebih maksimal,” imbuh Satryo.
Mahasiswa pun merasakan langsung perbedaan atmosfer belajar di kampus vokasi. Yasmin Yanti Aulia, mahasiswa D3 Usaha Perjalanan Wisata, mengaku awalnya terkejut dengan lokasi kampus yang tidak berada di Tegalboto. Namun, ia menilai fasilitas dan sistem pembelajaran di Jubung berkembang pesat.
Yasmin Yanti Aulia, dalam salah satu kegiatan MOU Backstagers Jatim dan Usaha Perjalanan Wisata FISIP UNEJ. Foto: Istimewa/Humas Unej
“Yang paling berkesan bagi saya adalah proses belajar mengajar di vokasi yang sangat dinamis. Kami tidak hanya duduk di kelas, tetapi lebih banyak melakukan praktik dan observasi di luar kelas. Hal ini sangat menambah pengalaman nyata sebelum terjun ke dunia kerja nanti,” ungkap Yasmin.
BACA: Mahasiswa Unej Ciptakan “EntoSphere”, Laboratorium Serangga Pintar Berbasis AI
Menjelang seleksi mahasiswa baru 2026, Yasmin juga mengingatkan calon mahasiswa agar tidak asal memilih jurusan.
“Harus rajin belajar dan yang paling penting jangan memilih prodi hanya karena ikut-ikutan teman. Pilihlah sesuai minat, supaya nanti bisa benar-benar menikmati masa kuliah,” tutupnya.
